Berita Daerah

Kemendag RI Dukung Kerja Sama Dekranasda Padang Pariaman dan PT Miumosa, Sulaman Kapalo Samek Tembus Pasar Fesyen Premium

18-10-2026
89 kali dilihat
Share:
Image Carousel

TANGERANG — Dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan produk kerajinan unggulan daerah kembali menguat. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional mendukung kerja sama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Padang Pariaman dengan PT Miumosa Artha Mandiri dalam pengembangan dan pemasaran Sulaman Kapalo Samek dari Pasia Baru, Padang Pariaman, ke pasar fesyen premium.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk Memorandum of Understanding on Commercial Trade Development of Embroidery Handicrafts di stan Kementerian Perdagangan RI, dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Minggu (18/10/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Miumosa Artha Mandiri, Anindya Sukarni, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, disaksikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, S.H., M.Si.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama produksi Sulaman Kapalo Samek senilai USD 22.000 atau sekitar Rp400 juta. Lebih dari sekadar transaksi bisnis, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk kerajinan lokal sekaligus memperkuat posisi sulaman tradisional Padang Pariaman dalam industri fesyen modern.

Melalui kolaborasi ini, Sulaman Kapalo Samek tidak hanya diperkenalkan sebagai produk kerajinan bernilai estetika tinggi, tetapi juga sebagai karya wastra yang membawa identitas budaya, kreativitas perempuan, dan potensi ekonomi masyarakat lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut memiliki makna penting karena di balik keindahan Sulaman Kapalo Samek terdapat kisah perjuangan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kami bangga dengan produk wastra ini karena memiliki latar belakang sosial ekonomi yang sangat kuat. Ada lebih dari 200 perempuan pelaku usaha kecil dan menengah di balik sulaman ini. Mereka hidup dari sini,” ungkap Ny. Christanti Azis kepada Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Menurutnya, pengembangan Sulaman Kapalo Samek melalui kemitraan dengan industri fesyen merupakan peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta membuka kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi para perajin.

Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kesepakatan produksi, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mampu menjaga keberlanjutan usaha para perajin sekaligus mendorong Sulaman Kapalo Samek semakin dikenal di pasar nasional maupun internasional.

Kemendag Dorong Implementasi Kerja Sama Berkelanjutan

Kementerian Perdagangan RI menyambut baik terjalinnya kemitraan antara Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman dan PT Miumosa Artha Mandiri. Dukungan fasilitasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produk kerajinan Indonesia agar semakin kompetitif dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Kementerian Perdagangan juga menyatakan akan memantau keberhasilan kerja sama ini pada tahap implementasi, sehingga kesepakatan yang telah dibangun dapat ditindaklanjuti secara konkret dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Dalam pelaksanaannya, kerja sama tersebut akan dikembangkan melalui sejumlah tahapan, meliputi aspek legal dan komersial, pengembangan kreativitas dan desain, manajemen rantai pasok (supply chain) dan produksi, integrasi teknologi serta kekayaan intelektual digital, hingga distribusi dan pengelolaan pasar melalui strategi go-to-market dan ritel.

Tahapan ini diharapkan dapat membangun ekosistem usaha yang lebih terstruktur, mulai dari pengembangan desain dan proses produksi hingga pemasaran produk kepada konsumen.

Sementara itu, PT Miumosa Artha Mandiri, melalui merek fesyen Miumosa, berharap kemitraan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan. Miumosa mengusung pendekatan fesyen yang tidak semata-mata berorientasi pada penjualan produk fungsional, tetapi juga mengangkat kekayaan intelektual, warisan budaya, dan identitas Nusantara ke dalam produk mode premium.

Kolaborasi ini membuka ruang bagi Sulaman Kapalo Samek untuk hadir dalam interpretasi desain yang lebih modern tanpa kehilangan karakter dan nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya.(kominfo)