PADANG PARIAMAN — Pengabdian bukan sekadar tentang jabatan, tetapi juga tentang ilmu, keteladanan, dan inspirasi yang ditinggalkan. Hal inilah yang melekat pada sosok Heri Sugianto, yang resmi dilantik menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, di Hall IKK Parit Malintang, Senin (19/10/2026).
Sebelum mengemban amanah baru tersebut, Heri Sugianto telah menjalankan tugas selama tiga tahun sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Padang Pariaman.
Selama masa pengabdiannya, Heri dikenal sebagai sosok yang tidak hanya menjalankan tugas dan tanggung jawab, tetapi juga memberikan inspirasi bagi bawahan. Berbagai ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai kerja yang dibagikannya menjadi bekal berharga bagi rekan-rekan yang pernah bekerja bersama dirinya.
Pergantian jabatan ini bukan sekadar peralihan tugas, melainkan juga menjadi momentum untuk mengenang dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin Bidang IKP.
Dalam kesempatan tersebut, Heri Sugianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama seluruh jajaran Diskominfo Kabupaten Padang Pariaman selama dirinya menjabat sebagai Kabid IKP.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjalankan tugas dalam mendukung penyebarluasan informasi publik dan berbagai kegiatan komunikasi pemerintah daerah.
Tiga tahun pengabdian di Diskominfo menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan amanah baru sebagai Sekretaris Satpol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman.
Kini, dengan tanggung jawab yang berbeda, Heri Sugianto melanjutkan pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Sementara itu, ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang telah dibagikannya selama bertugas di Diskominfo diharapkan tetap menjadi warisan berharga bagi rekan-rekan yang pernah bekerja bersamanya.
Sebab, pada akhirnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari jabatan yang pernah diduduki, tetapi juga dari nilai-nilai kebaikan yang tetap hidup setelah ia melangkah ke tempat pengabdian yang baru.