Parik Malintang, 2 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi menerima Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Periode I Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang digelar di Hall IKK Parik Malintang, Jumat (2/1/2026). Penerimaan mahasiswa KKN tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, dan turut dihadiri Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Efa Yonnedi beserta jajaran pimpinan universitas, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Wali Nagari lokasi KKN, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa KKN Unand Periode I Tahun 2026.
Pada Periode I Tahun 2026 ini, Universitas Andalas menempatkan 403 mahasiswa dari total sekitar 3.300 mahasiswa KKN di 9 kecamatan dan 16 nagari di Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, terdapat pula 15 mahasiswa dari Universitas Riau (UNRI) yang ikut bergabung. Sebanyak 200 mahasiswa hadir langsung dalam kegiatan penerimaan tersebut bersama rektor dan tim, dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Efa Yonnedi menyampaikan pelaksanaan KKN tahun ini memiliki tantangan sekaligus nilai strategis yang berbeda karena berlangsung di tengah masa transisi dan pemulihan pascabencana.
“Kehadiran mahasiswa KKN pada masa ini sangat strategis. Kami berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini adalah tugas mulia yang mungkin belum dirasakan oleh KKN sebelumnya, di mana mahasiswa diharapkan mampu belajar menyelesaikan persoalan di lapangan sekaligus menumbuhkan empati,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga keselamatan, kesehatan, dan aspek kemanusiaan dalam pelaksanaan KKN. Ia meminta mahasiswa untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah nagari, dosen pembimbing lapangan, dan aparat terkait, serta menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kami berharap mahasiswa KKN dapat menjadi teladan dalam menumbuhkan optimisme, empati, dan semangat bangkit di tengah masyarakat. Hadirkan solusi sederhana namun bermakna, serta perkuat nilai kepedulian sosial dan solidaritas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap mahasiswa KKN dapat menjadi agen perubahan melalui program-program yang kreatif, edukatif, dan berdampak nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan sosial, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai adat dan budaya Minangkabau.
Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh mahasiswa KKN menjunjung tinggi etika, disiplin, dan tanggung jawab sebagai insan akademis, menjaga nama baik Universitas Andalas dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta menghormati adat, norma, dan kearifan lokal masyarakat nagari. (Diskominfo)