Padang Pariaman — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, turun langsung memimpin proses evakuasi warga terdampak banjir di Korong Surantih, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Jumat sore (2/1/2026). Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam (1/1/2026) hingga Jumat siang.
Luapan air Sungai Batang Surantiah merendam kawasan permukiman warga dan menimbulkan kekhawatiran mendalam. Sedikitnya lebih dari 40 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa di Dusun Kampung Baru terpaksa dievakuasi karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian mencapai 2 hingga 3 meter.
Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Padang Pariaman, TNI, Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, serta melibatkan LA Rafting. Turut diterjunkan pula Tim Polairud Polda Sumbar dengan satu unit perahu karet. Hingga Jumat siang, tiga unit perahu karet telah beroperasi di lokasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Bupati John Kenedy Azis hadir langsung di lapangan bersama Dandim 0308 Pariaman dan Kapolres Padang Pariaman, memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan aman.
Kehadiran orang nomor satu di Padang Pariaman itu memberi semangat tersendiri bagi warga maupun tim evakuasi yang berjibaku di tengah arus air dan hujan yang masih turun.
Salah seorang warga setempat, Lukman, mengatakan bahwa debit air Sungai Batang Surantiah mulai naik sejak dini hari. Warga sempat bertahan di rumah masing-masing dengan harapan air segera surut. Namun, hujan yang tak kunjung berhenti membuat air terus meninggi hingga akhirnya evakuasi menjadi satu-satunya pilihan demi keselamatan.
Dari lokasi banjir, Bupati John Kenedy Azis langsung menginstruksikan BPBD Padang Pariaman untuk mendirikan tenda pengungsian dan menyiapkan dapur umum di kawasan Surantiah Kelok. Diperkirakan sekitar 250 orang akan menempati lokasi pengungsian sementara.
“Hari ini langkah yang kami siapkan adalah mendirikan tenda pengungsian untuk kurang lebih 250 orang dan juga membuat dapur umum. Mari kita berdoa bersama, mudah-mudahan banjir di Padang Pariaman ini segera berakhir.” ujar Bupati John Kenedy Azis.
Meski terlihat lelah dan raut wajahnya menyimpan kesedihan melihat kondisi warganya, John Kenedy Azis tetap menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim evakuasi yang telah bekerja tanpa lelah di lapangan.
Ia juga memohon doa, dukungan, dan support dari seluruh dunsanak Padang Pariaman, baik yang berada di ranah maupun di rantau, agar daerah ini segera terbebas dari bencana, segera pulih dan dapat bangkit kembali. SD N 19 nenjadi lokasi pengungsian sementara para korban terdampak. (Kominfo)