Lubuk Alung – SMP Negeri 1 Lubuk Alung menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengedepankan konsep ramah anak, edukatif, inklusif, dan menyenangkan. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026, ini menjadi langkah awal membentuk karakter peserta didik baru agar siap mengikuti proses pembelajaran di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya terciptanya lingkungan belajar yang menghargai hak-hak anak, membangun karakter, serta mendorong tumbuhnya budaya sekolah yang positif.
Rangkaian kegiatan diawali melalui Pra-MPLS pada Jumat (10/7), saat ratusan calon peserta didik yang masih mengenakan seragam sekolah dasar diperkenalkan dengan berbagai persiapan awal sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.
Pembukaan resmi MPLS dilaksanakan pada Senin (13/7) melalui upacara bendera dan serah terima peserta didik baru. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, S.Sos., yang dalam amanatnya menegaskan bahwa MPLS harus menjadi momentum adaptasi yang menyenangkan, bukan menakutkan.
Turut hadir Plt. Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Hafninurneli, S.Pd., Kons., Ketua Komite Dt. Rajo Magek Azinal beserta anggota, Ketua Pelaksana Fridy Sufeno, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan Muhammad Fahrezi, S.Pd.
Usai upacara, peserta mengikuti pengenalan visi dan misi sekolah yang dipaparkan langsung oleh Hafninurneli. Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, Waka Kurikulum Emi Yanti, S.Pd. menyampaikan materi mengenai kurikulum dan budaya belajar di SMPN 1 Lubuk Alung, sementara Muhammad Fahrezi memberikan pembekalan mengenai tata tertib sekolah sebagai pedoman kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Memasuki hari kedua, peserta dikenalkan dengan lingkungan fisik sekolah, sarana dan prasarana oleh Waka Sarpras Zona Fetriza, S.Pd. Mereka juga diajak mengenal berbagai kegiatan ekstrakurikuler melalui sesi yang dipandu Fridy Sufeno sebagai wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan kepemimpinan siswa.
Tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, MPLS tahun ini juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan zaman.
Pada hari ketiga dan keempat, para siswa mendapatkan berbagai materi penguatan karakter dan literasi digital. Materi pencegahan penyalahgunaan NAPZA disampaikan oleh Yulinda Andriani, S.Pd. sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini terhadap bahaya narkotika.
Selanjutnya, Rini Fitria, S.Pd., Kons. memberikan pembekalan Bimbingan Konseling dengan penekanan pada pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari praktik bullying.
Materi mengenai keadaban digital disampaikan oleh Nining Purnama Dewi, S.Pd., yang mengajak peserta didik menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Sementara itu, Luciana Putri Masni, S.Pd.I. membahas bahaya judi online yang kini menjadi salah satu ancaman nyata bagi generasi muda.
Sebagai implementasi pendidikan karakter, seluruh peserta juga mengikuti kegiatan Operasi Semut, yakni aksi bersama menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bentuk pembiasaan budaya hidup bersih, peduli, dan bertanggung jawab.
Rangkaian MPLS ditutup pada Jumat (17/7) dalam suasana penuh semangat dan kegembiraan. Mengenakan pakaian olahraga, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan penutup yang diwarnai dengan penampilan bakat dari masing-masing siswa. Beragam pertunjukan seni dan kreativitas berhasil membangun rasa percaya diri sekaligus mempererat kebersamaan antarsesama peserta didik baru.
Upacara penutupan dihadiri sekaligus ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. Afrinaldi Yunas, S.Pd., M.A. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk terus menjaga semangat belajar, membangun karakter yang baik, serta memanfaatkan masa sekolah sebagai tempat mengembangkan potensi diri secara optimal.
Dengan berakhirnya rangkaian MPLS 2026, seluruh peserta didik baru kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Lubuk Alung. Berbekal pengenalan lingkungan sekolah, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta nilai-nilai disiplin dan kepedulian, mereka diharapkan siap memulai perjalanan akademik dengan semangat sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi.(kmf)