Berita Daerah

Bupati John Kenedy Azis Pimpin Rakerda Penyusunan RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Berbasis Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Ekonomi Daerah

17-07-2026
19 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman – Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., secara resmi membuka sekaligus memimpin Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026, Jumat (17/7/2026), di Dempo Anai Land Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. 

Rakerda tersebut dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Inspektur, Sekretaris DPRD, para Kepala OPD, Kepala Bagian, Sekretaris Perangkat Daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam arahannya, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa Rakerda ini merupakan momentum penting untuk menentukan arah pembangunan daerah pada tahun mendatang. Menurutnya, kualitas perencanaan yang disusun hari ini akan sangat menentukan ketepatan kebijakan anggaran, efektivitas pemanfaatan sumber daya, serta keberhasilan pembangunan daerah di masa depan.

"Agenda hari ini menjadi dasar dalam menyusun RKPD Tahun 2027. Apa yang kita putuskan pada tahap ini akan sangat menentukan arah kebijakan anggaran daerah, ketepatan alokasi sumber daya, serta efektivitas pelaksanaan pembangunan pada tahun-tahun yang akan datang," ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 dilakukan dalam situasi yang penuh tantangan. Selain masih dipengaruhi dinamika ekonomi global dan nasional, Kabupaten Padang Pariaman juga menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Bupati mengingatkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Padang Pariaman dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempengaruhi pelayanan dasar dan kondisi sosial masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bahwa pembangunan ke depan harus semakin memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana dan ketahanan wilayah.

"Kita tidak hanya dituntut membangun kembali, tetapi memastikan proses pembangunan dilakukan dengan pendekatan build back better, membangun lebih baik, lebih aman, dan lebih berkelanjutan," tegasnya.

Karena itu, Bupati meminta agar RKPD Tahun 2027 mengintegrasikan agenda pemulihan pascabencana melalui percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, penguatan sistem drainase, pengendalian banjir, penataan kawasan rawan longsor, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Ia juga menegaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2027, yakni "Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Sosial, dan Pemulihan Pascabencana", harus menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun program kerja.

Menurutnya, transformasi ekonomi yang dibangun bukan hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh manfaat pembangunan secara merata, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat ketangguhan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun program secara realistis di tengah ketidakpastian kondisi fiskal nasional.

"Kita belum mengetahui bagaimana kemampuan keuangan daerah ke depan, apakah kebijakan efisiensi anggaran masih berlanjut atau berubah. Namun dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, kita tidak boleh berhenti merencanakan pembangunan. Kita harus tetap berjalan, tetap berbakti kepada masyarakat, dan memberikan pelayanan yang terbaik," katanya.

Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, hingga upaya mendorong kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Melalui rapat kerja ini kita rumuskan bersama arah pembangunan Kabupaten Padang Pariaman. Minimal satu tahun ke depan kita memiliki arah yang jelas, sehingga infrastruktur yang rusak dapat diperbaiki, perekonomian masyarakat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terus bertambah. Saya yakin dengan musyawarah, kekompakan, dan semangat saling bahu-membahu, seluruh target tersebut dapat kita wujudkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Kabupaten Padang Pariaman melalui Sekretaris Bapelitbangda, Nofrianti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah hingga Triwulan II Tahun 2026 sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan Tahun 2027.

Ia menjelaskan, Rakerda juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan, menyusun langkah percepatan pencapaian target pembangunan pada Semester II Tahun 2026, menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan RPJMD, RKPD, serta kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Barat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan target pembangunan Kabupaten Padang Pariaman secara efektif, terukur, dan berkelanjutan. (Kominfo)