PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan kualitas dan kuantitas beras medium bantuan pangan pemerintah yang akan disalurkan kepada masyarakat dalam kondisi sesuai standar dan jumlah yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dilakukan melalui pemeriksaan langsung terhadap stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di gudang Bulog.
Pemeriksaan dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani, SP., M.Si, bersama tim Bidang Ketahanan Pangan, Ketua Forum Camat, dan Ketua Forum Wali Nagari. Pemeriksaan dilakukan di Gudang Bulog Pampangan dan Gudang Bulog Rawang, Kota Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memastikan bantuan pangan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi aspek kualitas, kuantitas, keamanan, dan kelayakan konsumsi.
Untuk alokasi bantuan pangan bulan Juli, Agustus, dan September 2026, Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan dukungan beras medium untuk 48.507 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total sebanyak 1.455.210 kilogram beras.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh beras yang akan disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik dan sesuai dengan ketentuan.
“Kita ingin memastikan bantuan pangan yang diterima masyarakat tidak hanya tersedia dari sisi jumlah, tetapi juga terjamin kualitasnya. Karena itu, hari ini kita turun langsung melakukan pemeriksaan bersama-sama, mulai dari kondisi fisik beras, kualitas, hingga kesesuaian kuantitas dengan alokasi yang telah ditetapkan,” ujar Ira
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses penyaluran bantuan pangan berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas. Untuk itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pelaksanaan bantuan pangan dapat berjalan optimal.
“Bantuan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Kita berharap seluruh proses penyalurannya berjalan lancar sehingga bantuan dapat segera diterima oleh 48.507 PBP di Padang Pariaman sesuai alokasi masing-masing,” tambahnya.
Irawati juga menegaskan bahwa pemeriksaan di gudang Bulog merupakan bagian dari bentuk pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program bantuan pangan. Pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tidak terjadi kendala dalam proses distribusi hingga bantuan sampai ke tangan masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan CPP tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Sosial, Perum BULOG, Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas program bantuan pangan sekaligus memastikan masyarakat penerima manfaat mendapatkan haknya secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengawasan ketersediaan pangan, peningkatan kualitas distribusi, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Pangan kuat, Indonesia berdaulat, Padang Pariaman maju dan sejahtera. (Kominfo)