Berita Daerah

PADANG PARIAMAN SUSUN PETA GASTRONOMI, PERKUAT KULINER LOKAL MENUJU DESTINASI WISATA KELAS DUNIA

21-08-2026
42 kali dilihat
Share:
Image Carousel

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kekayaan budaya lokal. Salah satunya melalui kerja sama dengan Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia dalam penyusunan Peta Gastronomi Kabupaten Padang Pariaman.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta tim manajemen Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia.

Bupati John Kenedy Azis mengatakan, penyusunan Peta Gastronomi merupakan langkah strategis untuk menggali, mengidentifikasi, mendokumentasikan, sekaligus mengangkat kekayaan kuliner Padang Pariaman agar memiliki nilai ekonomi dan daya saing yang lebih tinggi.

Menurutnya, Padang Pariaman tidak hanya memiliki kekayaan alam dan destinasi wisata, tetapi juga memiliki warisan kuliner yang kuat dan beragam, yang tumbuh dari tradisi, budaya, serta kearifan masyarakat di berbagai wilayah.


“Padang Pariaman memiliki warisan kuliner yang luar biasa, mulai dari hidangan utama hingga jajanan tradisional khas. Melalui Peta Gastronomi ini, kita ingin memetakan potensi tersebut agar menjadi daya tarik wisata unggulan, menguatkan UMKM lokal, sekaligus menjaga warisan budaya kuliner kita agar tetap lestari,” ujar Bupati.

 

Ia menambahkan, pemetaan gastronomi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan dokumentasi semata. Lebih dari itu, hasil pemetaan harus mampu menjadi instrumen pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang investasi dan memperluas promosi pariwisata Padang Pariaman.

“Ini adalah upaya kita menjadikan kuliner sebagai bagian penting dari identitas daerah. Kita ingin masyarakat luar mengenal Padang Pariaman bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan rasa, tradisi, dan cerita di balik setiap kulinernya,” lanjutnya.

Sementara itu, Executive Director Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, Meilati M. Batubara, menjelaskan bahwa Peta Gastronomi Padang Pariaman nantinya akan disusun sebagai basis data komprehensif mengenai potensi gastronomi daerah.

Pemetaan tersebut mencakup rantai pasok bahan pangan lokal, keaslian dan sejarah resep tradisional, profil pelaku usaha kuliner, produk unggulan daerah, hingga penyusunan rute wisata gastronomi tematik.


“Tujuan kami adalah membantu daerah memetakan identitas rasanya. Dengan peta ini, kuliner Padang Pariaman diharapkan bisa naik kelas, terdata secara terstruktur, dan menjadi bagian sentral dari promosi pariwisata berbasis budaya,” jelas Meilati.

 

Dalam kerja sama tersebut, sejumlah agenda strategis akan dilakukan, mulai dari riset dan pemetaan kuliner tradisional di seluruh kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman, pendataan UMKM dan produk unggulan berbasis bahan pangan lokal, hingga penyusunan media edukasi dan promosi.

Hasil pemetaan nantinya juga akan dituangkan dalam buku panduan serta platform digital Peta Gastronomi Kabupaten Padang Pariaman, sehingga masyarakat, wisatawan, pelaku usaha maupun calon investor dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai kekayaan gastronomi daerah.

Tidak berhenti pada pemetaan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga akan mendorong integrasi kekayaan kuliner dengan pengembangan wisata tematik dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, kuliner diharapkan menjadi salah satu penggerak utama rantai ekonomi pariwisata, mulai dari petani dan pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, pengusaha kuliner, hingga sektor jasa pariwisata.

Penyusunan Peta Gastronomi ini ditargetkan rampung dan diluncurkan pada akhir tahun 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi etalase identitas rasa Padang Pariaman sekaligus panduan eksplorasi kuliner daerah, yang mampu memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan nilai tambah produk lokal, membuka peluang investasi, serta memastikan warisan gastronomi Padang Pariaman tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui langkah ini, Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk menjadikan kekayaan budaya dan kuliner bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi sebagai kekuatan ekonomi baru dan identitas daerah yang mampu menembus pasar nasional hingga global. (Kominfo)