Berita Daerah

‎Menyikapi Kondisi Cuaca dan Kualitas Udara, Bupati JKA Sampaikan Sikap Pemkab Padang Pariaman

16-09-2026
82 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN — Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi cuaca dan kualitas udara belakangan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah masih tetap berlangsung. Namun, langkah perlindungan tetap menjadi perhatian, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di luar ruangan.

‎Kepastian tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Ruang Rapat Bupati, Rabu (16/9/2026), didampingi Sekda Hendra Aswara, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP).

‎Berdasarkan pemantauan Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Padang Pariaman, kondisi kualitas udara saat ini berada pada angka 162. Pemkab Padang Pariaman masih menilai kondisi tersebut memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan, dengan tetap memperhatikan langkah perlindungan kesehatan.

‎"Untuk saat ini masih dalam batas toleransi untuk beraktivitas di luar ruangan atau di lapangan terbuka," ujar Bupati John Kenedy Azis.

‎Keputusan untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka juga mempertimbangkan semakin dekatnya pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Sekitar dua hingga tiga minggu lagi, siswa akan menghadapi UTS sehingga waktu pembelajaran yang tersedia dinilai penting untuk mempersiapkan kemampuan mereka.

‎Di sisi lain, Pemkab Padang Pariaman turut mempertimbangkan kondisi anak-anak apabila pembelajaran dialihkan ke rumah. Pengalaman sejumlah daerah yang menerapkan pembelajaran dari rumah menunjukkan bahwa anak-anak belum tentu sepenuhnya berada di dalam rumah dan masih berpotensi melakukan aktivitas di ruang terbuka.

‎"Walaupun dirumahkan, anak-anak ternyata masih banyak beraktivitas di luar rumah, bermain sepeda, bermain dengan teman-temannya di tempat terbuka," jelasnya.

‎Atas berbagai pertimbangan tersebut dan masukan yang diterima pemerintah daerah, Pemkab Padang Pariaman memutuskan anak-anak masih tetap melaksanakan pembelajaran di sekolah untuk sementara waktu.

‎Meski demikian, keputusan ini tidak bersifat permanen. Pemkab Padang Pariaman akan terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara. Apabila kondisi berubah dan membutuhkan penyesuaian, kebijakan terhadap kegiatan belajar mengajar akan dikaji kembali.

‎Bupati juga mengingatkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah, agar tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan di tengah kondisi udara saat ini.

‎"Kita tetap sekolah, tetapi dengan catatan warga dan anak-anak yang beraktivitas di luar rumah tetap menggunakan masker. Keputusan ini akan kita tinjau kembali tergantung perkembangan cuaca ke depan," tegasnya.

‎Pemkab Padang Pariaman mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi pemerintah. Kondisi cuaca dan kualitas udara akan terus dipantau sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya.

‎"Semoga Allah SWT melindungi kita semua," tutup Bupati.