PARIT MALINTANG — Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman menjadi perhatian serius Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. Hal itu mengemuka dalam silaturahmi bersama Kapolres Kota Pariaman Agung Pranajaya, Selasa (15/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan kepolisian. Sejumlah persoalan keamanan turut dibahas, terutama bagaimana meningkatkan penjagaan serta memperkuat pencegahan berbagai bentuk pelanggaran hukum di tengah masyarakat.
Wilayah hukum Polres Kota Pariaman mencakup sejumlah kawasan di Kabupaten Padang Pariaman, di antaranya Kecamatan, Kampung Dalam, V Koto Timur, Batang Gasan, Sungai Geringging, Sungai Limau dan IV Koto Aur Malintang. Kondisi tersebut membuat koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi sangat penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan selamat datang kepada Kapolres Kota Pariaman beserta jajaran. Ia berharap silaturahmi tersebut dapat menghasilkan langkah nyata untuk meningkatkan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Selamat datang kepada Kapolres Kota Pariaman beserta jajaran. Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa hasil yang memuaskan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Padang Pariaman,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati juga menyampaikan gagasan untuk memperkuat keterlibatan pemerintahan di tingkat korong. Ia mengusulkan adanya kerja sama dengan kepolisian untuk menggerakkan para wali korong dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Bupati, wali korong merupakan unsur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan kedekatan tersebut, wali korong dapat berperan sebagai perpanjangan tangan kepolisian di tengah masyarakat, khususnya dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Bupati mengusulkan agar wali korong dapat dilibatkan dalam satgas penegakan hukum dan keamanan masyarakat, tentunya dengan koordinasi bersama kepolisian serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
“Wali korong berada langsung di tengah masyarakat. Karena itu, kita perlu memperkuat peran mereka dalam menjaga keamanan lingkungan dan membantu mendeteksi persoalan sejak dini,” katanya.
Bupati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap berbagai kasus pelanggaran hukum yang masih terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.
Ia menyoroti sejumlah kasus yang dinilai sangat memprihatinkan, seperti kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, pembunuhan terhadap perempuan, pencabulan, sodomi dan berbagai bentuk tindak kekerasan lainnya.
Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian bersama. Upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan setelah sebuah kasus terjadi, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, nagari hingga korong.
“Ini sangat memprihatinkan. Kita harus bersama-sama melakukan pencegahan agar anak-anak dan perempuan mendapatkan perlindungan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kota Pariaman Agung Pranajaya menyambut baik silaturahmi dan gagasan yang disampaikan Bupati Padang Pariaman.
Agung menyampaikan bahwa kepolisian terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen, terutama pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah hingga tingkat nagari dan korong sangat penting dalam menciptakan sistem keamanan yang lebih responsif. Komunikasi yang cepat antara masyarakat dan aparat juga diperlukan agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Pemkab Padang Pariaman dan Polres Kota Pariaman dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Sebab keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Dari wali korong hingga masyarakat, semua memiliki peran untuk menjadi benteng pertama dalam mencegah kejahatan.