Berita Daerah

‎Dorong Ekonomi Warga dan Lestarikan Budaya, Padang Pariaman Pacu Kudo 2027 Diusulkan Masuk KEN

05-11-2026
115 kali dilihat
Share:
Image Carousel

‎PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya yang sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui pengusulan Event Padang Pariaman Pacu Kudo Tahun 2027 untuk masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2027.

‎Pengusulan tersebut dipaparkan dalam sesi Presentasi dan Wawancara Daring Usulan KEN 2027 bersama Kementerian Pariwisata RI yang berlangsung di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.

‎Padang Pariaman Pacu Kudo 2027 direncanakan berlangsung pada 10 hingga 16 Mei 2027 di Gelanggang Pacu Kudo Duku Banyak, Nagari Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik. Event ini tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga tradisional, tetapi juga dikembangkan sebagai pesta rakyat yang mempertemukan unsur budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan aktivitas masyarakat.

‎Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, S.Pi., mengatakan penyelenggaraan event tersebut diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

‎"Padang Pariaman Pacu Kudo dilaksanakan untuk membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat, melestarikan warisan budaya Minangkabau, serta mempererat tali silaturahmi antara warga di nagari dengan para perantau," ujar Anton.

‎Dengan target kunjungan mencapai 50.100 wisatawan, yang berasal dari wisatawan lokal, nasional termasuk perantau, hingga mancanegara, event ini diproyeksikan memberikan multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi masyarakat, terutama UMKM, kuliner lokal, perdagangan, ekonomi kreatif, serta jasa pariwisata.

‎Konsep penyelenggaraan juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari event. Keterlibatan Niniak Mamak, pemangku adat, sanggar seni dan pemuda nagari menjadi kekuatan dalam menghadirkan Pacu Kudo sebagai event yang tumbuh dari masyarakat dan merepresentasikan identitas budaya Padang Pariaman.

‎Semarak budaya akan diperkuat melalui rangkaian Alek Nagari, yang menampilkan berbagai kesenian tradisi seperti Ulu Ambek, Indang, Gandang Tasa, Randai dan Silek Tuo. Selain itu, turut dirancang Parade Budaya bertema "Karambie: Dari Nagari untuk Dunia" sebagai ruang promosi kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat yang lebih luas.

‎Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan dukungan anggaran sebesar Rp1,8 miliar kepada Kementerian Pariwisata RI. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan sekaligus meningkatkan daya tarik event agar mampu bersaing dan masuk dalam kalender KEN 2027.

‎Masuknya Padang Pariaman Pacu Kudo ke dalam KEN diharapkan tidak hanya meningkatkan promosi pariwisata daerah, tetapi juga memperluas pasar bagi produk masyarakat, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menjaga keberlanjutan tradisi dan kesenian Minangkabau.

‎Melalui event tersebut, Padang Pariaman ingin menunjukkan bahwa budaya dan tradisi nagari dapat menjadi kekuatan pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.