Berita Daerah

Ubah Sampah Menjadi Peluang, SMPN 1 Ulakan Tapakis Dorong Generasi Muda Berinovasi dan Peduli Lingkungan

05-11-2026
36 kali dilihat
Share:
Image Carousel

ULAKAN TAPAKIS – Membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, sekaligus peduli terhadap lingkungan menjadi langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Semangat tersebut mewarnai pembukaan kegiatan Peringatan Hari Inovasi Indonesia (PKBI) di SMPN 1 Ulakan Tapakis, Kamis (5/11/2026).

Mengusung tema “Cadiak Pandai Goes to School – Ubah Sampah Menjadi Peluang Melalui Inovasi dan Kreativitas”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan ide, kreativitas, serta kepedulian terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

Hari Inovasi Indonesia yang diperingati setiap 1 November menjadi momentum untuk mendorong masyarakat, pelaku usaha, akademisi, peneliti, dan pemerintah agar terus melahirkan gagasan, metode, produk, serta layanan baru yang memberikan solusi dan manfaat nyata bagi kehidupan.

Dalam sambutan Bupati Padang Pariaman yang diwakili Asisten I, Rudi Rahmat, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pertamina serta PKBI Sumatera Barat yang telah berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam mewujudkan generasi muda yang kreatif dan inovatif.

Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, inovasi yang dilaksanakan melalui kegiatan tersebut merupakan terobosan luar biasa karena tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai ekonomis.

Ia berharap semangat dan kreativitas yang ditunjukkan para siswa dapat terus dikembangkan sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui semangat yang luar biasa, anak-anak kita didorong untuk terus berinovasi. Jangan melihat sampah hanya sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi bagaimana melalui kreativitas, sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi,” demikian pesan yang disampaikan Rudi Rahmat.

Sementara itu, Direktur Pertamina, Silvani Maiyestu Hariadi, menyampaikan bahwa membangun generasi masa depan tidak cukup hanya dengan memberikan contoh, tetapi juga harus menghadirkan ruang dan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, serta menghasilkan inovasi.

Menurutnya, sekolah bukan sekadar tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kreativitas, membangun karakter, dan melahirkan generasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Kepala SMPN 1 Ulakan Tapakis, Arman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian kolaborasi antara pihak sekolah, PKBI Sumatera Barat, dan Pertamina.

Ia menjelaskan, SMPN 1 Ulakan Tapakis juga telah mengembangkan program bank sampah sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekaligus memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini.

Melalui program tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga mampu membangun kebiasaan memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan dapat dimulai dari sekolah. Dengan membiasakan anak-anak peduli terhadap sampah, mereka tidak hanya belajar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga belajar tentang kreativitas, tanggung jawab, dan peluang ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Eksekutif PKBI Sumatera Barat, pihak Pertamina, Camat Ulakan Tapakis, Kepala Puskesmas Ulakan Tapakis, serta wali nagari setempat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi muda Padang Pariaman yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Sebab, perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mengubah cara pandang terhadap sampah: dari ma