Lubuak Aluang, 19 Oktober 2026 — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang akrab disapa Ajo, menegaskan bahwa kemajuan dan kemapanan suatu daerah tidak ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam (SDA), melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mutu pendidikan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Lubuak Aluang, Senin (19/10/2026).
Dalam amanatnya, Ajo menekankan bahwa mutu suatu daerah berbanding lurus dengan kualitas pendidikannya. Oleh karena itu, peningkatan mutu sekolah menjadi salah satu fokus utama program pemerintah daerah.
"Kemajuan dan kemapanan sebuah bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan faktor penting bagi rancangan bangunan peradaban sebuah bangsa. Semakin tinggi mutu pendidikan, maka semakin maju warga di daerah tersebut," ujar Ajo di hadapan majelis guru dan siswa SMAN 1 Lubuak Aluang.
Sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan mutu SDM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menyediakan alokasi 100 beasiswa per tahun bagi siswa-siswi daerah yang berhasil diterima di 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia—seperti UI, ITB, Unpad, IPB, UGM, Unair, Undip, Unand, dan UNP—serta Universitas Al-Azhar di Kairo. Pada tahun 2025, sebanyak lima hingga enam siswa SMAN 1 Lubuak Aluang tercatat berhasil meraih beasiswa Pemkab Padang Pariaman tersebut di berbagai universitas terkemuka.
Di tengah era globalisasi dan dunia kerja yang kian terbuka tanpa batas wilayah, Ajo mengingatkan para generasi muda untuk meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing secara global.
"Bagaimana ke depan adalah anak-anakku siswa-siswi yang menentukan. Persaingan hidup semakin lama semakin keras dan tinggi. Jika tidak bangkit dan meningkatkan mutu pendidikan, maka tidak akan bisa bersaing dengan teman-teman dari luar daerah," tegasnya.
Selain memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, Ajo juga menyampaikan empat pesan utama bagi para siswa:
1. Menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, dan memiliki visi besar.
2. Memperluas jejaring sosial.
3. Menjauhi hal-hal negatif seperti pergaulan bebas, narkoba, dan judi online.
4. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Siswa yang telah memasuki usia 17 tahun juga diimbau untuk menyadari hak dan kewajiban kependudukan dengan melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Upacara tersebut ditutup dengan penyerahan kado ulang tahun ke-17 (Sweet 17 Gift) berupa dokumen KTP secara langsung kepada siswa yang berulang tahun pada hari itu, yang merupakan program inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padang Pariaman. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, jajaran kepala perangkat daerah, serta seluruh civitas akademika SMAN 1 Lubuk Alung.