Berita Daerah

Bazar Murah di CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan

11-10-2026
34 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan bazar murah dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Minggu (11/10/2026).

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Padang Pariaman, bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, serta jajaran pemerintah daerah, hadir langsung meninjau kegiatan CFD sekaligus mengunjungi stan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Stan tersebut menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga terjangkau sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjaga daya beli, serta mengimbangi kenaikan harga di pasaran.

Bupati John Kenedy Azis mengapresiasi pelaksanaan bazar murah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, intervensi pemerintah melalui penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas strategis yang berpengaruh terhadap inflasi.

“Bazar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perkembangan harga cabai dan bawang yang belakangan menjadi salah satu faktor pemicu inflasi, baik di Kabupaten Padang Pariaman maupun di Sumatera Barat secara umum.

Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan intervensi terpadu untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan gejolak harga komoditas pangan strategis tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Gempita Cabai (Gerakan Masyarakat Produktif dan Intervensi Terpadu untuk Atasi Inflasi Cabai) yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Ira Febriani, menjelaskan bahwa bazar murah tersebut merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi.

Bazar murah berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dengan menyediakan empat komoditas utama, yakni cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam ras.

Adapun komoditas yang dipasarkan beserta jumlah dan harganya adalah sebagai berikut:


Cabai merah: 75 kilogram dengan harga Rp70.000 per kilogram.

Bawang merah: 40 kilogram dengan harga Rp24.000 per kilogram.

Bawang putih: 40 kilogram dengan harga Rp28.000 per kilogram.

Telur ayam ras: 75 papan dengan harga Rp48.000 per papan.

 

Antusiasme masyarakat terlihat dari seluruh komoditas yang disediakan berhasil terjual habis selama pelaksanaan bazar. Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjadi indikasi positif atas pelaksanaan intervensi pasar melalui bazar murah.

Melalui program Gempita Cabai, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap gejolak harga pangan, khususnya cabai dan bawang, dapat ditekan melalui langkah-langkah intervensi yang terukur dan berkelanjutan.

Selain bazar murah, kegiatan CFD Katapiang juga diramaikan dengan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari senam bersama, bersepeda, hingga kegiatan lainnya yang mendorong penerapan pola hidup sehat dan mempererat interaksi sosial.

Pelaksanaan CFD tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana bagi pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah. (Kominfo)