PADANG PARIAMAN — Kabupaten Padang Pariaman berhasil meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian tersebut mengantarkan Padang Pariaman menempati peringkat keempat klasemen akhir, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada ajang olahraga mendatang.
Pertandingan yang diikuti 200 atlet dari 15 kabupaten dan kota di Sumatera Barat itu resmi berakhir pada Minggu (11/10/2026), setelah berlangsung selama lima hari sejak 7 Oktober di Sport Hall Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.
Pelaksanaan pertandingan berjalan dengan baik. Berdasarkan laporan kesehatan selama kegiatan, tidak ditemukan cedera fatal yang dialami para atlet hingga pertandingan berakhir.
Dalam klasemen akhir, Kota Bukittinggi berhasil meraih juara umum pertama, disusul Kota Sawahlunto sebagai juara umum kedua dan Kabupaten Agam di posisi ketiga. Sementara itu, Kabupaten Padang Pariaman menempati peringkat keempat dengan raihan lima medali.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang serta menunjukkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.
Ia menegaskan bahwa Tarung Derajat merupakan seni bela diri asli Indonesia yang harus terus dikembangkan agar semakin maju, dikenal luas, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.
Sebagai pembina Tarung Derajat Sumatera Barat, John Kenedy Azis berharap olahraga tersebut semakin berkembang dan dapat diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas atlet dan daya saing daerah.
Bupati juga berpesan kepada atlet yang berhasil meraih medali agar terus mempertahankan dan meningkatkan prestasinya. Sementara bagi atlet yang belum berhasil, ia meminta agar tidak berputus asa dan menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk berlatih lebih giat.
“Bagi atlet yang telah berprestasi, pertahankan dan tingkatkan prestasinya. Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan belajar dengan tekun agar bisa meraih hasil yang lebih baik ke depannya,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tahun 2028 akan menjadi momentum penting bagi dunia olahraga, dengan agenda Porprov berikutnya dan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, para atlet diminta mempersiapkan diri sejak dini, meningkatkan kemampuan teknik, memperkuat fisik dan mental, serta menjaga kedisiplinan dalam latihan.
Pada kesempatan tersebut, John Kenedy Azis secara resmi menutup cabang olahraga Tarung Derajat Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dengan mengucapkan, “Alhamdulillahirabbil'alamin, cabang olahraga Tarung Derajat secara resmi saya nyatakan ditutup.”
Sementara itu, Ketua Umum Cabor Tarung Derajat, Ganefri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang telah menjadi tuan rumah dan menyukseskan pelaksanaan pertandingan hingga selesai.
Ia berharap Porprov menjadi jembatan bagi para atlet untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi, bukan sekadar ajang untuk meraih medali. Para atlet juga diingatkan agar tetap menjaga kondisi fisik, konsistensi latihan, dan prestasi sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Berakhirnya pertandingan Tarung Derajat Porprov Sumbar 2026 di Padang Pariaman diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga bela diri tersebut. Dengan semangat dan persiapan yang lebih matang, atlet Padang Pariaman diharapkan mampu meningkatkan perolehan prestasi dan membawa nama daerah ke panggung olahraga nasional.