Berita Daerah

Inovasi GERCEP IDL (Gerakan Cepat Pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap)

06-06-2026
Share:
Image Carousel

GERCEP IDL  (Gerakan Cepat Pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap) merupakan inovasi pelayanan publik bidang kesehatan yang dikembangkan oleh Puskesmas Koto Bangko untuk meningkatkan capaian imunisasi dasar lengkap, terutama pada bayi dan anak baduta yang belum memperoleh imunisasi lengkap. Inovasi ini lahir sebagai respons terhadap rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Koto Bangko pada tahun 2024, di mana capaian baru mencapai 52,5% dari 240 sasaran dan masih terdapat 10 korong dengan capaian di bawah target 95%.
 
TUJUAN UMUM :
Meningkatkan Capaian imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di wilayah kerja Puskesmas Koto Bangko sehingga bayi dan balita terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
 
TUJUAN KHUSUS :
1. Mengidentifikasi bayi dan baduta yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap melalui pelacakan sasaran secara aktif.
2. Memberikan edukasi dan penyuluhan kepada keluarga, terutama ayah bayi dan balita, mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap.
3. Melakukan kunjungan rumah kepada keluarga yang menolak atau belum bersedia melakukan imunisasi.
4. Meminimalkan missed opportunity, yaitu hilangnya kesempatan anak untuk memperoleh imunisasi sesuai jadwal.
5. Mendukung pencapaian target program imunisasi serta standar pelayanan minimal bidang kesehatan.
 
MANFAAT :
1. Meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Koto Bangko.
2. Meningkatkan capaian imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita.
3. Membantu menciptakan masyarakat yang sehat, khususnya bayi dan balita yang kebal terhadap PD3I.
4. Mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM).
5. Meningkatkan upaya kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas program dan lintas sektor.
 
ALUR PELAYANAN :
1. Petugas mengidentifikasi bayi atau baduta yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap melalui data kohort, ASIK, dan sasaran wilayah.
2. Tim GERCEP IDL menetapkan prioritas sasaran dan membuat janji kunjungan dengan keluarga.
3. Tim melakukan kunjungan rumah kepada keluarga sasaran.
4. Tim memberikan edukasi, konseling, dan penyuluhan kepada keluarga, terutama ayah bayi dan balita.
5.Bila ayah tidak berada di rumah, edukasi dilanjutkan melalui media komunikasi.
6.Keluarga yang telah memahami manfaat imunisasi diarahkan untuk datang ke pelayanan imunisasi atau dijadwalkan pada kegiatan pelayanan berikutnya.
7.Petugas melakukan pencatatan hasil kegiatan dan status imunisasi anak pada register serta aplikasi terkait.
8. Hasil kegiatan direkap, dilaporkan, dan dievaluasi secara berkala untuk tindak lanjut.
 

Tahun 2025, Gercep IDL dilakukan dengan pemberian penyuluhan pada ayah melalui kunjungan rumah ke bayi balita yang tidak mau imunisasi. Pada tahun 2025, penyuluhan Gercep IDL dilaksanakan dengan lingkup yang lebih luas yaitu dengan memberikan penyuluhan pada  pertemuan nagari, PKH. Menghadirkan ayah di kelas balita dan kelas ibu hamil. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran para ayah tentang pentingnya imunisasi.