Padang Pariaman — Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman akan menggelar Pagelaran Baju Kuruang/Basiba/Kebaya Tempo Doeloe bertema “Pusako Adaik Nan Indak Lakang Dek Paneh, Indak Lapuak Dek Hujan” dengan semangat “Bersama TP-PKK Lestarikan Budaya, Wujudkan Kesetaraan”. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kampung Nelayan Pantai Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman.
Pagelaran budaya ini akan diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Padang Pariaman, Ketua TP-PKK Kecamatan, serta Ketua TP-PKK Nagari se-Kabupaten Padang Pariaman.
Ketua Pelaksana, Widya Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Kartini, tetapi juga sebagai upaya menjaga warisan budaya Minangkabau agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Semoga dengan adanya lomba baju kurung, basiba, dan kebaya ini, warisan busana tradisi yang menjadi pusako adaik nan tak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan tetap hidup di hati generasi kini dan generasi nan ka datang. Acara ini juga diharapkan menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa bangga, cinta, dan tanggung jawab bersama dalam melestarikan pusako adaik, agar tetap indah dipandang, kokoh dipertahankan, dan terus diwariskan sepanjang masa,” ujarnya.
Selain pagelaran busana tradisional, kegiatan juga akan diramaikan dengan bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan lokal.
Untuk menjamin objektivitas penilaian, TP-PKK Padang Pariaman menghadirkan dewan juri dari berbagai unsur, yakni Fashion Designer Ermiwati, Ketua TP-PKK Padang Pariaman Ny. Nita Christanti Azis, SH, Staf Ahli TP-PKK Padang Pariaman Ny. Tengku Resty Yulandari Rahmat, Ketua Persit Padang Pariaman Mila Triasuda Kusuma Dewi, S.Si, serta Kabid Kebudayaan Disdikbud Padang Pariaman Dr. Revi Asneli, SHI., M.Pd.
Melalui kegiatan ini, TP-PKK Padang Pariaman berharap nilai-nilai budaya dan semangat perjuangan perempuan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sejalan dengan upaya memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi. (Diskominfo)