Berita Daerah

Tinjau Langsung Irigasi Sikayan, Kadis Pertanian: Pembangunan Bersumber dari BWS, Petani Sambut Positif

13-10-2026
12 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN — Menindaklanjuti pemberitaan mengenai pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pertanian melakukan penelusuran dan peninjauan langsung ke lapangan, Senin (12/10/2026).

Peninjauan yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman, Ira Febriani, bersama jajaran tersebut bertujuan memperoleh informasi yang utuh mengenai latar belakang pembangunan, sumber pendanaan, serta tanggapan kelompok tani dan masyarakat terhadap pekerjaan irigasi tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran dan dialog di lapangan, diketahui bahwa pembangunan irigasi tersier di Sikayan bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS). Usulan pembangunan sebelumnya disampaikan oleh Wali Nagari Pasie Laweh kepada BWS, sedangkan pelaksanaan kegiatan berada dalam lingkup kewenangan instansi tersebut.

Dalam peninjauan itu, Ira Febriani berdialog dengan Ketua dan anggota Kelompok Tani Tabek Cubadak, Wali Nagari Pasie Laweh, Babinsa, serta masyarakat setempat untuk menghimpun keterangan langsung dari pihak-pihak yang berkaitan dengan pembangunan tersebut.

Dari dialog tersebut, diketahui bahwa sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman antara ketua kelompok tani dan wali nagari terkait pekerjaan irigasi. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh, persoalan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi dan pembicaraan antara kedua belah pihak beberapa hari sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman, Ira Febriani, menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat ditindaklanjuti secara objektif dan berdasarkan fakta.

“Peninjauan ini kami lakukan untuk mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang. Kami ingin memastikan bahwa persoalan yang berkembang dapat dipahami dengan jelas, baik terkait sumber pembangunan maupun manfaatnya bagi petani. Karena itu, komunikasi dan klarifikasi langsung dengan pihak-pihak terkait menjadi hal yang penting,” ujar Ira.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur pengairan memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan usaha tani. Ketersediaan air yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian dan menjaga keberlangsungan produksi.

“Kami tentu berharap pembangunan irigasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani. Infrastruktur pengairan yang memadai sangat penting untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian. Kami juga berharap koordinasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi terkait terus diperkuat agar pembangunan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Petani Sambut Positif Pembangunan Irigasi

Dalam dialog tersebut, pembangunan irigasi tersier mendapat sambutan positif dari petani setempat. Infrastruktur ini dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian dan menunjang kelancaran kegiatan usaha tani.

Para petani berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

Ketersediaan jaringan irigasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pengairan diharapkan dapat membantu petani mengelola lahan secara lebih optimal sekaligus memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Padang Pariaman.

Selain pembangunan fisik, komunikasi yang terbuka antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi pelaksana juga diperlukan agar informasi mengenai tujuan, sumber pendanaan, kewenangan, serta manfaat pembangunan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat.

Ira turut mengapresiasi perhatian masyarakat dan media terhadap pembangunan di daerah. Menurutnya, pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan.

“Perhatian masyarakat dan media merupakan hal yang positif. Setiap informasi yang berkembang perlu kita sikapi dengan keterbukaan, penelusuran, dan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang tepat. Dengan komunikasi yang baik, kita berharap setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai kewenangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memperoleh kejelasan mengenai pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi terkait.

Ke depan, sinergi seluruh pihak diharapkan terus terjaga agar pembangunan infrastruktur pertanian dapat terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

(Kominfo Padang Pariaman)