Berita Daerah

Sambut Car Free Day Perdana, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Sinergi Lintas Instansi Matangkan Persiapan

08-07-2026
87 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memantapkan persiapan pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang akan digelar perdana pada Minggu, 19 Juli 2026. Tak sekadar menghadirkan ruang bebas kendaraan, kegiatan ini diproyeksikan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial, sekaligus menggerakkan perekonomian melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

‎Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lanjutan yang dirangkaikan dengan peninjauan lapangan di Kantor Wali Nagari Kataping, Rabu (8/7). Rapat dipimpin Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, serta dihadiri Kabag Ops Polres Padang Pariaman N. Chan, Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kasatpol PP dan Damkar, Wali Nagari Kataping, beserta unsur terkait lainnya.

‎Pertemuan tersebut membahas secara komprehensif seluruh aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari penentuan rute, titik awal dan akhir kegiatan, lokasi pusat aktivitas masyarakat, area olahraga, penempatan stan UMKM, hingga rekayasa lalu lintas selama Car Free Day berlangsung.

‎Berdasarkan hasil pembahasan sementara, rute CFD direncanakan membentang dari Simpang Tiga depan Kampung Nelayan Merah Putih Ketaping hingga kawasan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Padang Pariaman. Sejumlah jalur alternatif juga tengah disiapkan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar selama pelaksanaan kegiatan.

‎Kepala Disparpora Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menegaskan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh sebagai tindak lanjut arahan Bupati Padang Pariaman agar Car Free Day menjadi kegiatan yang tertib, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

‎"Hari ini kita bersama-sama mematangkan seluruh persiapan sesuai arahan Bapak Bupati. Kesuksesan Car Free Day tidak bisa diwujudkan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak. Karena itu, seluruh aspek mulai dari rute, titik kegiatan hingga rekayasa lalu lintas harus dipersiapkan secara matang agar masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman," ujarnya.

‎Hal senada disampaikan Kabag Ops Polres Padang Pariaman, N. Chan. Menurutnya, kepolisian siap mendukung penuh pengamanan selama kegiatan berlangsung.

‎"Kami siap bersinergi bersama pemerintah daerah dalam mengamankan pelaksanaan Car Free Day. Penentuan titik-titik fokus kegiatan menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," katanya.

‎Usai rapat, seluruh peserta langsung meninjau lokasi yang akan menjadi pusat pelaksanaan Car Free Day. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan titik kumpul masyarakat, jalur utama dan jalur alternatif kendaraan, lokasi pemasangan spanduk informasi yang disiapkan Dinas Kominfo bersama Dinas Perhubungan, serta area yang akan ditempati para pelaku UMKM.

‎Pelaksanaan Car Free Day diharapkan menjadi ruang publik yang menghadirkan berbagai aktivitas positif, mulai dari olahraga bersama, senam, jalan santai, hingga kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan UMKM lokal. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha di Padang Pariaman.

‎Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Car Free Day perdana pada 19 Juli 2026 Masyarakat juga diimbau untuk mendukung kelancaran kegiatan dengan tidak membawa kendaraan roda empat ke lokasi serta lebih mengutamakan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan kendaraan roda dua menuju kawasan CFD.

‎Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat, Car Free Day diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Padang Pariaman.
‎(Diskominfo)