Berita Daerah

Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Kemendes PDT Salurkan Bantuan untuk 6 Nagari di Padang Pariaman

08-11-2026
27 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN – Upaya mempercepat pemulihan infrastruktur desa pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman terus dilakukan melalui dukungan pemerintah pusat. Bantuan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) kini mulai direalisasikan untuk mendukung perbaikan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat di sejumlah nagari.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan monitoring dan evaluasi pembangunan infrastruktur pascabencana. Kegiatan tersebut dilakukan di Nagari Sintuk, Minggu (8/11/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Nurhayati Mila, mengungkapkan bahwa melalui dukungan bantuan Kemendes PDT, pemulihan infrastruktur nagari yang terdampak bencana terus didorong agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, bantuan tersebut telah direalisasikan di enam nagari dengan tujuh program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Adapun tujuh kegiatan tersebut meliputi perbaikan PAUD di Nagari Malai V Suku, perbaikan jembatan di Nagari Batu Gadang dan Nagari Toboh Gadang Barat, perbaikan sanitasi di Nagari Sintuk, serta dua kegiatan di Nagari Anduriang berupa perbaikan PAUD dan pembangunan sumber air bersih. Sementara di Nagari Parit Malintang, bantuan diarahkan untuk pengelolaan sampah.

Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi, Nagari Sintuk menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi untuk melihat langsung pelaksanaan program perbaikan sanitasi. Kegiatan ini menjadi sampel untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat.

Nurhayati Mila menjelaskan, besaran anggaran yang dialokasikan untuk setiap kegiatan berbeda-beda, menyesuaikan kebutuhan serta usulan yang diajukan masing-masing nagari.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman, Roza Suhendra, M.CIO., dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar nagari penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, bantuan yang diperoleh merupakan kesempatan berharga untuk memperbaiki fasilitas publik yang sebelumnya terdampak bencana. Karena itu, pemeliharaan dan pemanfaatannya perlu menjadi perhatian bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andri Satria Masri, menegaskan bahwa setiap pembangunan harus dilaksanakan sesuai prosedur dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mensyukuri dukungan pemerintah pusat tersebut dengan memastikan setiap program terlaksana secara baik, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Di sisi lain, Wali Nagari Sintuk, Desrial, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang terus berupaya memperjuangkan bantuan pembangunan bagi nagari.

Ia mengungkapkan, pembangunan perbaikan sanitasi di Nagari Sintuk saat ini telah berjalan sekitar 30 persen. Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga fasilitas yang dibangun nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Monitoring ini sekaligus menjadi bentuk perhatian dan pendampingan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan bantuan pembangunan di tingkat nagari. Tidak hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah nagari, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Padang Pariaman semakin cepat. Sebab, pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang memperbaiki infrastruktur yang rusak, melainkan juga menghadirkan kembali kenyamanan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.