Berita Daerah

Padang Pariaman Perkuat Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat, Cetak Generasi Emas Berkarakter

13-05-2026
35 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memperkuat implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) sebagai langkah strategis membangun generasi muda yang sehat, cerdas, disiplin, dan berkarakter kuat. Program ini ditegaskan bukan sekadar gerakan seremonial, melainkan kebijakan nasional yang memiliki dasar hukum kuat dan wajib diterapkan secara terstruktur hingga ke lingkungan sekolah dan keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, menegaskan bahwa Gerakan 7 KAIH menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan karakter yang saat ini menjadi fokus pemerintah pusat maupun daerah.

“Ini bukan sekadar imbauan moral atau kegiatan simbolis. Negara sudah menyiapkan regulasi dan panduan pelaksanaannya. Tugas kita di daerah adalah memastikan gerakan ini benar-benar hidup dan menjadi budaya dalam keseharian anak-anak,” tegas Hendri 

Gerakan 7 KAIH sendiri menanamkan tujuh kebiasaan utama yang harus dibangun sejak dini, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

Menurut Hendri, tujuh kebiasaan tersebut merupakan fondasi dasar dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tangguh, sehat, dan berakhlak mulia.

“Kalau ini dijalankan secara konsisten, maka kita sedang menyiapkan generasi emas. Bukan hanya untuk Padang Pariaman, tetapi juga untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, implementasi gerakan ini akan diperkuat melalui pendekatan Catur Pusat Pendidikan, yakni sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi lintas sektor tersebut diyakini mampu membangun pembiasaan positif yang berkelanjutan dalam kehidupan anak.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Keluarga adalah kunci utama. Kalau di rumah tidak dibiasakan, maka nilai-nilai yang diajarkan di sekolah akan sulit bertahan,” tambahnya.

Selain itu, metode pelaksanaan dilakukan melalui pembiasaan harian berbasis kesadaran (mindfulness), sehingga nilai-nilai karakter tidak hanya bersifat instruktif, tetapi benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan peserta didik.

Gerakan ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, dengan panduan implementasi yang telah disiapkan pemerintah pusat dan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Penguatan Gerakan 7 KAIH di Padang Pariaman juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2025, Menteri Dalam Negeri Nomor 800.2.1/225/SJ, dan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan.

Dalam implementasinya, kepala satuan pendidikan diimbau untuk menerapkan Gerakan 7 KAIH secara bermakna, menyenangkan, dan berkesadaran, termasuk memanfaatkan media pembelajaran berupa lagu dan video edukatif, membudayakan yel-yel “Anak Indonesia Hebat — Sehat, Cerdas, Berkarakter”, hingga melaksanakan program “Pertemuan Pagi Ceria” melalui Senam Anak Indonesia Hebat minimal dua kali seminggu.

Sekolah juga didorong menerapkan “Jeda Ceria” di sela pembelajaran guna menjaga fokus dan mengurangi kejenuhan peserta didik, serta melakukan pelaporan implementasi secara berkala sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan program.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan akan terus melakukan penguatan melalui kolaborasi lintas sektor, monitoring, dan evaluasi berjenjang agar implementasi Gerakan 7 KAIH berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, Padang Pariaman menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter, sehat secara mental dan fisik, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Kominfo)