Berita Daerah

‎KOPI PAGI, Inovasi Diskominfo Padang Pariaman Hadirkan Informasi Publik yang Cepat dan Akurat

19-08-2026
30 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Padang Pariaman terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap informasi pemerintahan yang cepat, akurat, aktual, dan mudah diakses. Salah satu inovasi tersebut adalah KOPI PAGI (Kreator Penyediaan Informasi Cepat dan Akurat untuk Informasi Publik).

‎KOPI PAGI hadir sebagai langkah strategis Diskominfo dalam memperkuat penyediaan dan penyebarluasan informasi publik, khususnya terkait berbagai agenda, program, kebijakan, serta aktivitas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Inovasi yang dibentuk dan diluncurkan pada tahun 2025 lalu ini menjadi bagian dari transformasi layanan informasi publik Diskominfo dalam mendukung keterbukaan informasi serta menghadirkan informasi pemerintahan yang cepat, akurat, aktual, dan mudah diakses oleh masyarakat.

‎‎Melalui inovasi ini, tim informasi dan komunikasi publik bergerak secara cepat untuk memonitor berbagai kegiatan pemerintahan daerah. Setiap informasi yang dinilai penting bagi masyarakat dihimpun, diverifikasi, diolah, dan disajikan dalam bentuk informasi publik yang informatif serta mudah dipahami.

‎‎Kehadiran KOPI PAGI sekaligus menjawab tuntutan masyarakat di era digital yang membutuhkan informasi secara cepat. Informasi mengenai kegiatan pemerintah tidak lagi cukup hanya tersedia, tetapi harus mampu disampaikan secara tepat waktu, akurat, dan melalui kanal komunikasi yang mudah dijangkau masyarakat.

‎‎Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Padang Pariaman, Zahirman, S.Sos., M.M., mengatakan KOPI PAGI merupakan bagian dari upaya Diskominfo memperkuat fungsi pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

‎“KOPI PAGI kita hadirkan untuk memastikan informasi pemerintahan dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berkelanjutan. Tim harus mampu bergerak mengikuti dinamika kegiatan pemerintah daerah, karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi tidak mengenal batas waktu,” ujar Zahirman.

‎Menurutnya, kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap diiringi dengan ketelitian dan akurasi. Karena itu, KOPI PAGI tidak hanya berorientasi pada kecepatan produksi informasi, tetapi juga memastikan setiap informasi yang disampaikan memiliki dasar dan sumber yang jelas.

‎‎“Cepat itu penting, tetapi akurat jauh lebih penting. Jangan sampai kecepatan membuat kita mengabaikan verifikasi. Prinsip kita adalah informasi yang benar, bermanfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

‎‎Zahirman menambahkan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Diskominfo dalam menjalankan amanah keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

‎Semangat keterbukaan informasi, kata dia, harus diterjemahkan dalam kerja nyata. Pemerintah daerah berkewajiban memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan, sementara Diskominfo memiliki peran penting dalam memformulasikan kebutuhan tersebut ke dalam sistem kerja dan inovasi komunikasi publik.

‎‎“Amanah Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik kita formulasikan dalam bentuk inovasi dan kerja nyata. KOPI PAGI adalah salah satu cara kita memastikan masyarakat mendapatkan informasi tentang pemerintah daerah secara cepat dan akurat,” katanya.

‎Ia menjelaskan, tim KOPI PAGI dituntut memiliki respons yang tinggi terhadap berbagai agenda pemerintah daerah. Mulai dari kegiatan pimpinan, pelayanan publik, program pembangunan, kebijakan daerah hingga berbagai peristiwa yang memiliki kepentingan publik.

‎Dengan pola kerja yang responsif, Diskominfo berupaya memastikan tidak ada jeda yang terlalu panjang antara berlangsungnya sebuah kegiatan pemerintah dengan tersampaikannya informasi kepada masyarakat.

‎Ke depan, KOPI PAGI diharapkan tidak hanya menjadi inovasi penyediaan informasi, tetapi berkembang menjadi bagian dari budaya kerja komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

‎‎“Yang kita bangun adalah budaya kerja yang cepat merespons, cepat mengolah informasi, tetapi tetap mengedepankan akurasi dan tanggung jawab. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang berkualitas, dan pemerintah harus hadir memenuhi hak tersebut,” pungkas Zahirman.