Berita Daerah

Kapolda Sumbar Beri Kuliah Umum di UIN Imam Bonjol, Pemkab Padang Pariaman Ikuti dari Sekolah Terdampak Banjir

05-05-2026
51 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Kapolda Sumatera Barat menggelar kuliah umum yang dipusatkan di UIN Imam Bonjol Kampus III Sungai Bangek, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Di Kabupaten Padang Pariaman, jajaran Polres mengikuti kuliah umum melalui Zoom Meeting dari SD Negeri 17 Batang Anai, salah satu sekolah yang terdampak bencana banjir bandang pada akhir tahun lalu. Pemilihan lokasi ini menjadi simbol kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang tengah bangkit dari bencana.

Turut hadir mewakili Bupati Padang Pariaman, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara didampingi jajaran pemerintah daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman. Dari unsur kepolisian, hadir Plt. Kapolres Padang Pariaman AKBP. Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama sejumlah perwira dan jajaran.

Kuliah umum tersebut mengangkat pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Mewakili Bupati Padang Pariaman, Hendra Aswara menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri yang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung kemajuan pendidikan dan pelestarian lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polri, khususnya Polda Sumatera Barat, yang telah menginisiasi kegiatan kuliah umum ini sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan,” ujar Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan di sekolah terdampak bencana menjadi pesan kuat bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apapun.

“Dipilihnya SDN 17 Batang Anai sebagai lokasi mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat pendidikan tidak boleh terhenti, bahkan di tengah keterbatasan pascabencana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan sarana pendidikan dan memastikan anak-anak kita mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hendra menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kegiatan penanaman pohon ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Kami berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk lebih peduli terhadap alam,” tegasnya.

Dalam momentum peringatan Hardiknas tersebut, Kapolda Sumatera Barat juga memberikan penghargaan kepada guru-guru PPPK berprestasi di Sumatera Barat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Sumatera Barat.(kominfo)