PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendorong Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, sosialisasi, maupun ruang pertemuan. Lebih dari itu, ruang kreatif tersebut harus mampu melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang kreatif, mandiri, tangguh, dan memiliki daya saing.
Pesan tersebut ditegaskan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat menghadiri Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih di Hall IKK Parit Malintang, Jumat (18/9/2026).
Menurut Bupati, pembangunan ekosistem ekonomi kreatif harus berorientasi pada hasil nyata. Setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah harus memberikan manfaat dan membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang, khususnya dalam menciptakan sumber-sumber ekonomi baru.
“Saya berharap bukan hanya pertemuan saja, tetapi ada wujud nyata. Kita ingin melihat tumbuhnya pengusaha-pengusaha ekonomi kreatif di Kabupaten Padang Pariaman,” tegas John Kenedy Azis.
Ia meminta para peserta tidak sekadar hadir dan mengikuti kegiatan, tetapi benar-benar memanfaatkan Ruang Kreatif Merah Putih sebagai tempat belajar, bertukar pengalaman, mengasah keterampilan, sekaligus mengembangkan ide menjadi produk dan usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Bupati menyebut Padang Pariaman memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan melalui ekonomi kreatif. Kekayaan kuliner, kerajinan, seni, budaya, pariwisata hingga berbagai potensi lokal lainnya dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan mampu membuka lapangan usaha.
“Jadilah pelopor. Pergunakan momen ini sebagai pembelajaran, karena persaingan bisnis di dunia saat ini sangat luar biasa. Daya saingnya semakin tinggi,” katanya.
Karena itu, Bupati mengingatkan agar kesempatan yang diberikan pemerintah tidak dipandang sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang. Setiap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus menjadi modal untuk membangun masa depan.
“Jangan jadikan kegiatan ini sebagai pengisi waktu luang. Jadikan sebagai bekal menuju kesuksesan. Ini adalah peluang bagi saudara semua,” ujar JKA.
Dorong Ekonomi Kreatif Pascabencana
Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memperkuat kapasitas ekonomi kreatif masyarakat, termasuk dalam proses pemulihan ekonomi pascabencana.
Pemulihan, kata Bupati, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Masyarakat juga harus didorong agar mampu kembali bangkit secara ekonomi melalui penguatan keterampilan, kreativitas, inovasi dan kewirausahaan.
Dalam konteks tersebut, Ruang Kreatif Merah Putih diharapkan menjadi salah satu wadah yang mempertemukan kreativitas masyarakat dengan berbagai peluang pengembangan usaha.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Mohammad Nurul Huda, menyampaikan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif terhadap berbagai kegiatan yang berorientasi pada pengembangan usaha kecil dan menengah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan produk, meningkatkan kualitas usaha, memperluas peluang pasar, serta menciptakan sumber-sumber ekonomi baru di tengah masyarakat.
Sudah Delapan Kali Digelar
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, mengatakan Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Kabupaten Padang Pariaman.
Menurutnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebanyak delapan kali di Kabupaten Padang Pariaman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata. Dan kegiatan seperti ini sudah yang kedelapan kali kami adakan di Kabupaten Padang Pariaman,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan Ruang Kreatif Merah Putih dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha yang memiliki kreativitas serta keinginan untuk mengembangkan potensinya menjadi kekuatan ekonomi.
Dengan potensi daerah yang beragam, mulai dari kuliner, kerajinan, seni, budaya hingga berbagai produk kreatif lainnya, ruang tersebut diharapkan menjadi titik temu antara ide, keterampilan, inovasi dan peluang usaha.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, kepala OPD terkait, narasumber, serta para peserta sosialisasi.
Pada akhirnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Ruang Kreatif Merah Putih tidak hanya melahirkan kegiatan, tetapi juga melahirkan karya, produk, usaha dan pengusaha baru.
Sebab, keberhasilan ruang kreatif bukan diukur dari seberapa sering digunakan untuk berkegiatan, melainkan dari seberapa banyak ide yang berhasil diwujudkan menjadi usaha dan seberapa besar manfaatnya bagi peningkatan ekonomi masyarakat Padang Pariaman.