Berita Daerah

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Padang Pariaman

15-08-2026
76 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, sejak Jumat (14/8) sore hingga malam, memicu banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Pj Sekdakab) Hendra Aswara terus memantau perkembangan kondisi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Padang Pariaman.

Bupati juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, serta wali nagari untuk segera melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Penanganan juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama TNI dan Polri di masing-masing wilayah.

Berdasarkan laporan Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman Emri Nurman, hingga Jumat (14/8) pukul 23.25 WIB, sejumlah titik dilaporkan mengalami bencana.

Longsor terjadi di Bukit Tabuh Kampung Tanjung, Nagari Kudu Gantiang; Pulau Aie, Nagari Sikucue; sejumlah badan jalan utama di Nagari Sikucue; serta Bukit Caliak, Nagari Campago.

Sementara itu, banjir dan genangan air terjadi di Perumahan Kasai Permai, Bukit Gonggang, Pulau Batam Kampung Dalam, serta Korong Bungo Tanjung, Nagari Campago.

Selain itu, tiang penyangga Jembatan Tandikek Kampung Tanjung roboh akibat diterjang banjir. Pohon tumbang juga dilaporkan menimpa rumah warga di Korong Rawang, Nagari Tapakih.

Warga Dievakuasi

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Pusdalops Penanggulangan Bencana langsung melakukan sejumlah langkah penanganan.

Warga yang terdampak banjir di Salisikan, Kasai Permai, Kampung Galapuang, Bukit Gonggang, dan Pulau Batam dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Untuk material longsor yang menutup badan jalan, petugas bersama masyarakat melakukan gotong royong serta mengerahkan alat berat guna membuka kembali akses jalan.

Petugas juga memasang rambu peringatan agar masyarakat berhati-hati saat melintasi kawasan Jembatan Tandikek Kampung Dalam yang mengalami kerusakan pada tiang penyangganya.

John Kenedy Azis meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan wali nagari terus memantau kondisi wilayah masing-masing dan segera mengambil langkah apabila terjadi bencana.

"OPD terkait, camat dan wali nagari agar terus memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam penanganan bencana," kata John Kenedy.

Masyarakat Diminta Waspada

Bupati juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi dan angin kencang yang masih berpotensi terjadi.

Masyarakat diminta mewaspadai ancaman pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor, terutama bagi warga yang berada di kawasan rawan bencana.

"Kurangi aktivitas di luar rumah dan perjalanan apabila kondisi cuaca memburuk. Utamakan keselamatan dan selalu waspada terhadap potensi bencana," ujarnya.

Menurut rencana, Sabtu (15/8) pagi, John Kenedy Azis bersama Pj Sekda dan sejumlah perangkat daerah akan meninjau langsung titik-titik bencana.

Peninjauan tersebut akan dilakukan menggunakan sepeda motor melalui kegiatan Putar Roda (Jemput Aspirasi untuk Mendorong Pembangunan Daerah).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penanganan dampak bencana di lapangan berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditindaklanjuti.
(Diskominfo)