Berita Daerah

‎Harapan Korban Bencana Mulai Terwujud, Pemkab Padang Pariaman Resmikan Rumah Contoh Huntap

10-07-2026
32 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman – Setelah berbulan-bulan menjalani kehidupan dengan berbagai keterbatasan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Padang Pariaman pada akhir tahun 2025, harapan masyarakat untuk kembali memiliki rumah yang aman dan layak kini mulai terwujud.

‎Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi melaksanakan Sosialisasi Hunian Tetap (Huntap) sekaligus menyerahkan secara simbolis rumah contoh Huntap Mandiri di kawasan Huntap Nagari Pasia Laweh, Jumat (10/7). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

‎Program pembangunan Hunian Tetap merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak. Sebanyak **470 unit Huntap Mandiri** dan **215 unit Huntap Terpadu** akan dibangun secara bertahap untuk para penyintas bencana di berbagai wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

‎Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan teknologi **Sepablock** dari PT Semen Padang. Teknologi tersebut dipilih karena mampu menghasilkan bangunan yang kokoh, efisien, serta telah memenuhi standar kelayakan nasional.

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh **Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian** bersama rombongan, perwakilan PT Semen Padang, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman **Hendra Aswara**, para Staf Ahli dan Asisten Setdakab, kepala perangkat daerah, tamu undangan, serta masyarakat penerima bantuan Hunian Tetap.

‎Bupati Padang Pariaman **John Kenedy Azis** mengatakan, rumah contoh yang diresmikan hari ini menjadi gambaran nyata bagi masyarakat bahwa pembangunan Huntap bukan sekadar rencana, melainkan telah memasuki tahap pelaksanaan.

‎"Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung rumah contoh Hunian Tetap Mandiri yang akan menjadi acuan pembangunan bagi masyarakat. Rumahnya sangat baik dan kokoh. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak," ujar John Kenedy Azis.

‎Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, BNPB, Satgas Penanggulangan Bencana, serta seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pemulihan di Padang Pariaman.

‎"Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, BNPB, dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian besar kepada daerah kami. Kami berharap seluruh masyarakat terdampak segera memperoleh Hunian Tetap. Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh persyaratan administrasi segera dilengkapi sehingga proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan," katanya.

‎Sementara itu, **Sestama BNPB Rustian** menegaskan bahwa rumah yang dibangun menggunakan teknologi Sepablock dari PT Semen Padang telah memperoleh sertifikasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sehingga memenuhi standar nasional sebagai rumah layak huni dan aman ditempati.

‎"Rumah contoh ini menjadi standar bagi pembangunan Huntap Mandiri. Teknologi Sepablock yang digunakan telah memiliki sertifikasi dari Kementerian PUPR, sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas maupun keamanan bangunannya," ujar Rustian.

‎Ia juga memastikan seluruh dukungan anggaran untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana telah disalurkan. Karena itu, pembangunan Hunian Tetap diminta segera dilaksanakan agar masyarakat dapat secepatnya menempati rumah baru mereka.

‎Momentum tersebut semakin bermakna dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada salah seorang penerima manfaat, **Revival** beserta keluarga. Penyerahan kunci menjadi simbol dimulainya babak baru bagi para korban bencana untuk kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan penuh harapan. Pada kesempatan itu, Revival dan keluarga juga menerima bingkisan dari PT Semen Padang dan BNPB sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi teknis pembangunan Huntap kepada masyarakat calon penerima bantuan. PT Semen Padang memberikan penjelasan mengenai tahapan pembangunan, penggunaan teknologi Sepablock, hingga mekanisme pelaksanaan Huntap Mandiri agar proses pembangunan berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.

‎Bagi masyarakat Padang Pariaman, pembangunan Hunian Tetap bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi juga mengembalikan rasa aman, harapan, dan semangat untuk memulai kehidupan setelah bencana. Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BNPB, PT Semen Padang, dan berbagai pihak, percepatan pemulihan terus diupayakan agar seluruh penyintas segera kembali hidup secara mandiri di rumah yang lebih aman dan tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan. (Diskominfo)