PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat dalam menangani dampak banjir di Kecamatan Batang Gasan. Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, turun langsung meninjau kondisi masyarakat terdampak sekaligus menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan dan dampak banjir, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak menjadi perhatian pemerintah daerah.
Selain menyalurkan bantuan, Pemkab Padang Pariaman juga menindaklanjuti penanganan dampak banjir melalui pengerahan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Excavator tersebut telah tiba di Nagari Malai V Suku, Kecamatan Batang Gasan, untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan bencana (bencal) berupa normalisasi Batang Sariak.
Kedatangan alat berat ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani kondisi sungai pascabanjir. Normalisasi diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air serta mengurangi risiko banjir susulan yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat di sekitar aliran sungai.
Langkah penanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kondisi di lapangan, sehingga penanganan tidak hanya berfokus pada bantuan kepada masyarakat, tetapi juga mencakup perbaikan infrastruktur yang berkaitan dengan risiko banjir.
Gerak cepat Pemkab Padang Pariaman ini mendapat sambutan positif dari tokoh masyarakat Nagari Malai V Suku. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, serta Kepala Dinas PUPR atas terlaksananya penanganan melalui normalisasi Batang Sariak.
“Alhamdulillah, alat berat excavator Dinas PUPR sudah sampai di lokasi banjir Nagari Malai V Suku, Kecamatan Batang Gasan. Semoga pelaksanaan pekerjaan nantinya berjalan lancar. Aamiin,” ungkap tokoh masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Penyaluran bantuan dan penanganan sungai ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kondisi lingkungan terdampak.
Melalui koordinasi antarperangkat daerah dan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan, Pemkab Padang Pariaman berkomitmen untuk terus memantau kondisi masyarakat terdampak serta mengupayakan langkah-langkah penanganan guna meminimalkan dampak bencana dan meningkatkan keamanan warga. (DiskominfoPadangPariaman)