Berita Daerah

‎Diresmikan Presiden Prabowo Secara Virtual, Jembatan Merah Putih Presisi di Padang Pariaman Permudah Akses Masyarakat

13-08-2026
74 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN – Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026).

‎Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi Dansat Brimob Polda Sumbar beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Barat, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. beserta jajaran, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat Batang Anai, wali nagari, wali korong, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

‎Momen peresmian dilakukan secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang meresmikan 3.395 Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai daerah di Indonesia. Program nasional tersebut mencakup pembangunan dan revitalisasi ratusan jembatan, termasuk sekitar 780 jembatan di wilayah terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mempercepat pemulihan daerah.

‎Jembatan Merah Putih Presisi merupakan hasil gotong royong yang diinisiasi oleh Polri dan dibangun secara kolaboratif bersama TNI, pemerintah daerah, yayasan, relawan, tenaga teknis, serta masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol sinergi seluruh elemen bangsa dalam menghadirkan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Sumatera Barat, Polres Padang Pariaman, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

‎"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumbar, Kapolres Padang Pariaman beserta seluruh jajaran dan semua pihak yang telah membangun Jembatan Merah Putih di Nagari Sungai Buluh. Kehadiran jembatan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari," ujar Rahmat.

‎Ia menambahkan bahwa sejak bencana yang melanda Padang Pariaman pada akhir tahun lalu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terus terjalin dalam upaya penanganan bencana maupun percepatan pemulihan wilayah terdampak.

‎"Kolaborasi yang telah terbangun ini menjadi kekuatan besar untuk bangkit lebih cepat pascabencana. Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.

‎Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.

‎Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempermudah akses transportasi warga, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎"Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Ke depan, kami juga berharap semakin banyak jembatan, khususnya di wilayah Sumatera Barat yang terdampak bencana, dapat segera dibangun sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Polri akan terus bekerja keras dan hadir untuk melayani masyarakat," ungkap Kapolda.

‎Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di Nagari Sungai Buluh, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan layak. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Padang Pariaman yang tangguh dan terus bangkit pascabencana. (Diskominfo)