Padang Pariaman — Penyerahan zakat fitrah yang merupakan program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman kembali dilaksanakan sebagai upaya membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang berlangsung di Kantor Camat Lubuk Alung, Senin (16/3/2026). Zakat fitrah yang disalurkan berasal dari ASN, TNI, karyawan BUMN/honorer, serta masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Padang Pariaman Syahrul Dt. Lung, Kepala Dinas Sosial P3A Padang Pariaman Siska Primadona, Ketua Baznas Padang Pariaman M. Defdriadi, Kepala Cabang Bank Nagari Padang Pariaman Afrizon, perwakilan Kantor Kementerian Agama, Camat Lubuk Alung, wali nagari, serta para penerima zakat fitrah.
Pada tahun ini, total penerimaan zakat fitrah yang dihimpun dari ASN, TNI, karyawan BUMN/honorer dan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mencapai Rp550.630.000. Pengumpulan zakat fitrah tersebut dilakukan melalui pemotongan gaji bulan Maret 2026 oleh bendahara pada masing-masing dinas, badan, dan instansi. Selain itu, zakat juga dapat disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) nagari di masing-masing kecamatan dengan ketentuan satu kepala keluarga menyalurkan satu zakat fitrah senilai Rp50.000 atau setara dengan 3⅓ liter beras.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa hingga saat ini Baznas telah menyalurkan zakat penghasilan kepada para mustahiq yang berasal dari berbagai nagari dan kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Ia menilai permohonan bantuan zakat penghasilan tersebar hampir merata di seluruh wilayah.
“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, wali korong, wali nagari, serta camat agar aktif menginformasikan dan berperan dalam memastikan pendistribusian zakat dapat terlaksana secara adil dan merata hingga ke nagari bahkan korong-korong di Padang Pariaman,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakat maal melalui Baznas agar pengelolaannya lebih profesional dan pendistribusiannya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui momentum ini kami berharap masyarakat yang memiliki rezeki lebih dapat mempercayakan penyaluran zakatnya kepada Baznas. Dengan demikian zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Padang Pariaman, M. Defdriadi, menjelaskan bahwa penyerahan zakat fitrah tahun ini dilakukan secara serentak di 17 kecamatan dengan jumlah penerima sekitar 1.700 orang dan total nilai distribusi mencapai Rp340 juta.
Ia merinci, setiap kecamatan menyalurkan zakat kepada 25 penyandang disabilitas, 25 lansia terlantar, serta 50 mustahiq (fakir miskin) dengan besaran bantuan Rp200.000 per orang.
Defdriadi menegaskan bahwa Baznas terus berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara optimal.
“Permasalahan kemiskinan dan pengangguran tidak mungkin ditangani pemerintah saja. Diperlukan partisipasi seluruh masyarakat dengan menggali potensi umat melalui zakat, infak dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.
Di hari yang sama, di tempat berbeda, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis juga menyerahkan secara langsung zakat fitrah kepada masyarakat di Kecamatan Nan Sabaris. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Baznas untuk memastikan distribusi zakat dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman.
Ke depan, Baznas Padang Pariaman juga merencanakan sistem pendistribusian zakat yang lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengantarkan bantuan secara langsung ke rumah para penerima manfaat. (Diskominfo)