Berita Daerah

PPID SLB Pertama di Sumbar Resmi Diluncurkan di SLB Amal Bhakti Sicincin

11-05-2026
35 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Launching Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Sekolah Luar Biasa (SLB) pertama di Sumatera Barat resmi dilaksanakan di SLB Amal Bhakti Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (11/05/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan khusus.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya, dan Sumber Daya Manusia Setdakab Padang Pariaman, Syafrion, yang mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman Zahirman, Ketua Bawaslu Padang Pariaman Azwar Mardin, SE, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Vifner, Ketua Komisi Informasi Sumbar Idham Fadhli, Kepala Sekolah SLB Amal Bhakti Sicincin, para guru, murid, serta tamu undangan lainnya.

Syafrion menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendukung penuh hadirnya PPID di lingkungan SLB yang menjadi yang pertama di Sumatera Barat tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam tata kelola lembaga yang baik.

“Apapun yang kita kerjakan tentu perlu kita sampaikan kepada publik, sekurang-kurangnya kepada kolega atau kesatuan supaya informasi itu sampai. Di era modernisasi, keterbukaan informasi menjadi corak nilai dalam pengambilan keputusan karena ada lembaga yang dibentuk pemerintah yaitu Komisi Informasi yang berfungsi melihat sejauh mana pertanggungjawaban publik ini dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Vifner, menyampaikan bahwa launching PPID SLB ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan sekolah luar biasa yang transparan, akuntabel, dan informatif.

“Hari ini kita melaksanakan Launching PPID SLB pertama di Sumatera Barat di SLB Amal Bhakti Sicincin guna mewujudkan Sekolah Luar Biasa yang transparan, akuntabel, dan informatif. Keterbukaan informasi publik demi pelayanan tanpa batas,” katanya.

Ia juga berharap keberadaan PPID di lingkungan SLB dapat mempermudah akses informasi bagi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola yang bersih dan terbuka.

“Jika informasi mudah didapatkan, maka akan mengurangi kemungkinan tindak korupsi terjadi. Transparansi terhadap informasi akan membuat tindak korupsi sulit terjadi,” tambahnya.

Kegiatan launching ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian PPID SLB Amal Bhakti Sicincin oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir. Dengan diresmikannya PPID tersebut, diharapkan keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan inklusif semakin meningkat serta mampu memberikan pelayanan informasi yang lebih baik kepada masyarakat. (Diskominfo)