Berita Daerah

Dari Pos Patroli ke Gerbang Wisata, JKA Siapkan Masa Depan Pantai Tiram Menuju Mentawai

12-09-2026
57 kali dilihat
Share:
Image Carousel

TIRAM, PADANG PARIAMAN — Ada mimpi besar di balik pembangunan Pos Kapal Patroli di kawasan Pantai Tiram, Kabupaten Padang Pariaman. Bukan hanya soal memperkuat keamanan wilayah pesisir, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mulai membidik Pantai Tiram sebagai gerbang baru pariwisata bahari menuju Mentawai.

Mimpi itu disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pos Kapal Patroli Wilayah Hukum Polres Padang Pariaman di Pantai Tiram, Sabtu (12/9/2026).

Bupati JKA menegaskan, kawasan pesisir Padang Pariaman memiliki potensi besar yang tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pantai. Di balik hamparan pesisir tersebut tersimpan peluang besar untuk menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, hingga konektivitas antardaerah.

“Komitmen kita adalah menjaga keamanan dan ketertiban kawasan pesisir pantai di Kabupaten Padang Pariaman. Ini merupakan aset pariwisata daerah yang harus kita jaga sekaligus kita kembangkan,” tegasnya.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah gagasan besar Bupati untuk membangun dermaga kecil di Pantai Tiram.

Dermaga itu nantinya diharapkan dapat mendukung akses penyeberangan menuju Kepulauan Mentawai. Jika terealisasi, Pantai Tiram berpotensi menjadi salah satu titik strategis yang menghubungkan Padang Pariaman dengan destinasi wisata bahari Mentawai.

“Cita-cita kita cukup besar. Bagaimana di Pantai Tiram ini bisa dibangun dermaga kecil untuk penyeberangan ke Mentawai. Dengan begitu, wisatawan bisa kita tarik datang ke Padang Pariaman,” ujar Bupati.

Gagasan tersebut membuka bayangan baru tentang masa depan Pantai Tiram. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir Padang Pariaman itu diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat aktivitas nelayan, tetapi juga berkembang menjadi simpul wisata dan ekonomi bahari.

Bagi Bupati, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan keamanan. Sebab, semakin berkembang sebuah kawasan wisata, semakin besar pula kebutuhan terhadap jaminan keamanan dan ketertiban.

Karena itu, pembangunan Pos Kapal Patroli Polres Padang Pariaman dinilai menjadi bagian penting dalam menyiapkan kawasan pesisir menghadapi perkembangan ke depan.

Kapolres Padang Pariaman Riyana Purwasari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat atas dukungan terhadap pembangunan pos kapal patroli dan dermaga tersebut.

Menurutnya, menjaga kawasan pesisir bukan hanya tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat. Kawasan pesisir merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur keamanan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bibit ikan kepada nelayan.

Langkah ini menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar pembangunan kawasan pantai tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pariwisata, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Pesan besarnya jelas: Pantai Tiram harus aman, hidup dan produktif.

Jika cita-cita pembangunan dermaga menuju Mentawai itu terealisasi, bukan tidak mungkin Pantai Tiram akan memiliki wajah baru—dari kawasan pesisir menjadi salah satu pintu masuk wisata bahari yang menghubungkan Padang Pariaman dengan destinasi kelas dunia di Kepulauan Mentawai.

Peletakan batu pertama ini pun menjadi langkah awal dari sebuah mimpi yang lebih besar: menjadikan pesisir Padang Pariaman bukan sekadar halaman depan daerah, tetapi gerbang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Padang Pariaman Hendra Aswara, anggota DPRD Padang Pariaman Syafrinaldi, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, jajaran kepala OPD, camat, wali nagari, niniak mamak, serta tokoh masyarakat setempat. (Kominfo)