Berita Daerah

Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan dari Pemerintah

17-01-2026
65 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Sosial RI menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Padang Pariaman sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 13 jiwa meninggal dunia akibat bencana tersebut. Pada tahap penyerahan ini, santunan dan bantuan sembako diberikan kepada 11 orang ahli waris, yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, didampingi Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman, Karan Aur, Sabtu (17/1/2026).

Santunan yang disalurkan berupa uang duka sebesar Rp15 juta per jiwa, serta bantuan sembako dari Kementerian Sosial RI, sebagai bentuk perhatian dan kehadiran negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Padang Pariaman, Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, para camat, wali nagari, serta para ahli waris korban meninggal dunia.

Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Padang Pariaman yang tertimpa musibah.

“Pemerintah hadir untuk meringankan beban duka masyarakat. Saya menitipkan pesan kepada para ahli waris agar santunan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika masih ada anak yang bersekolah, sebaiknya uang ini ditabung dan digunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif,” ujar Bupati JKA.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah berupaya hadir dan ikut merasakan duka yang dialami masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ungkapnya.

Wagub juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen membantu pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap maupun hunian sementara, pemberian Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban yang belum menempati rumah tetap, serta dukungan perabot rumah tangga dan bantuan bulanan dari Kementerian Sosial.

“Bantuan ini tentu tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan, namun pemerintah ingin memastikan negara hadir dan terus mendampingi masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Dari Kementerian Sosial RI, melalui Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana, yang diwakili Ketua Pokja Pemulihan dan Penguatan Sosial, Hijrah Manfaluty, disampaikan bahwa penyerahan santunan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam setiap musibah yang dialami masyarakat, khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kementerian Sosial berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan sosial bagi korban dan keluarga terdampak bencana,” ujarnya.

Suasana penyerahan bantuan berlangsung haru ketika Wakil Gubernur Sumatera Barat didampingi Bupati Padang Pariaman menyapa langsung beberapa ahli waris dan mendengarkan kisah mereka saat peristiwa bencana terjadi. Momen tersebut menjadi penguat kehadiran pemerintah di tengah duka masyarakat.

Melalui penyerahan santunan ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban para ahli waris serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam penanganan serta pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman.(kominfo)