Padang Pariaman — Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menyambut hangat kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, di SDN 05 Batang Anai, Jumat (17/04/2026). Kunjungan ini dalam rangka peresmian Ruang Kelas Darurat (RKD) bagi sekolah terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam.
Sebelumnya, Mendikdasmen telah melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah di Sumatera Barat sejak pagi hari, termasuk peresmian Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Lima Puluh Kota serta revitalisasi 33 sekolah di wilayah Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi.
Pada sore harinya, peresmian Ruang Kelas Darurat se-Sumatera Barat dipusatkan di SDN 05 Batang Anai, meliputi 4 sekolah PKPLK dan 3 sekolah Puslabdik. Kedatangan Menteri disambut meriah oleh siswa-siswi dengan penampilan lagu “Rukun Sama Teman” yang turut diiringi tepuk tangan dan kebersamaan hangat bersama Menteri.
Suasana haru dan penuh harapan tampak dari wajah para murid dan guru, mengingat kondisi sekolah mereka sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana. Kehadiran Ruang Kelas Darurat ini menjadi solusi sementara agar proses belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan prasasti Ruang Kelas Darurat yang dihadiri para kepala sekolah terdampak. Mendikdasmen juga meninjau langsung ruang kelas dan memberikan motivasi kepada para siswa.
“Alhamdulillah kelasnya bagus. Untuk sementara waktu, adik-adik belajar di sini dulu ya. Nanti sekolahnya akan kita bangun kembali, dibantu oleh pemerintah daerah dan kementerian,” ujar Menteri. Ia juga berpesan agar siswa tetap semangat belajar serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah.
Pada kesempatan itu, turut diserahkan bantuan peningkatan mutu pendidikan sebesar Rp25 juta, serta bantuan tas dan perlengkapan sekolah bagi para siswa.
Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta Mendikdasmen atas perhatian dan dukungan terhadap percepatan pemulihan sekolah terdampak bencana di Padang Pariaman.
“Semoga Padang Pariaman selalu dijauhkan dari bencana. Kami juga berharap proposal relokasi dan revitalisasi sekolah yang telah diajukan dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan revitalisasi dengan sistem swakelola diharapkan berjalan optimal sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh siswa serta masyarakat.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, serta tamu undangan lainnya. (Diskominfo)