Berita Daerah

Bupati JKA Apresiasi Prestasi Sulaman Kapalo Samek, Dorong Potensi Lokal Go Internasional

05-10-2026
31 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PARIT MALINTANG — Sulaman Kapalo Samek kembali mengharumkan nama Kabupaten Padang Pariaman. Kerajinan khas daerah itu berhasil meraih Juara I pada ajang KriyaNusa 2026 yang digelar di Jakarta, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk kerajinan lokal untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

 

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat memimpin apel gabungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin (5/10).

Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan Sulaman Kapalo Samek hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional.

 

“Terima kasih kepada seluruh ASN dan masyarakat yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan penuh terhadap Sulaman Kapalo Samek,” ujar John Kenedy Azis.

Tidak hanya Sulaman Kapalo Samek, Padang Pariaman juga berhasil meraih peringkat III untuk kerajinan Kampie Siriah pada ajang tersebut.

 

Menurut Bupati, capaian ini harus menjadi momentum untuk membuka mata bahwa Padang Pariaman memiliki banyak potensi kerajinan dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan masyarakat.

Ia meminta ASN tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi aktif turun ke tengah masyarakat untuk menemukan berbagai potensi yang selama ini mungkin belum tergarap secara maksimal.

“ASN harus mendukung seluruh program dan kerajinan yang ada di tengah masyarakat. Kita harus bisa mengangkat dan mengorbitkannya ke tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

John Kenedy Azis menilai, keberhasilan Sulaman Kapalo Samek tidak boleh berhenti pada sebuah penghargaan. Prestasi tersebut harus dilanjutkan dengan upaya memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas produk, memperkuat promosi, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi para perajin.

 

Bahkan, kata Bupati, Sulaman Kapalo Samek memiliki daya tarik di pasar internasional. Ia menyebut kerajinan tersebut diminati hingga ke Belgia.

“Sulaman Kapalo Samek ini sangat laku di pasar internasional. Bahkan di negara Belgia sangat diminati,” ungkapnya.

 

Karena itu, Bupati mendorong seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama mencari dan mengembangkan potensi lain yang dimiliki masyarakat Padang Pariaman.

“Bukan hanya Sulaman Kapalo Samek. Mungkin ada kerajinan lain atau hal-hal lain yang bisa dikembangkan demi kemajuan ekonomi Padang Pariaman ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, pembangunan ekonomi masyarakat membutuhkan keterlibatan semua pihak. ASN harus mampu menjadi penghubung antara potensi masyarakat dengan pemerintah, pasar, dunia usaha, hingga peluang pemasaran yang lebih luas.

“Marilah kita saling berkolaborasi, saling berkoordinasi dan saling bekerja sama untuk kemajuan masyarakat Padang Pariaman,” pungkasnya.

 

Keberhasilan Sulaman Kapalo Samek di KriyaNusa 2026 diharapkan menjadi pemantik bagi para perajin lainnya. Dari karya yang lahir dari tangan masyarakat di nagari, Padang Pariaman kini memiliki peluang untuk membawa produk lokal naik kelas, meningkatkan pendapatan perajin, membuka lapangan usaha, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di pasar yang lebih luas.