PADANG PARIAMAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), ke SDN 11 Enam Lingkung dan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kamis (18/6/2026).
Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Taslim Letter, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hendri, Kepala Dinas PUPR El Abdes Marsyam, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Zahirman.
Peninjauan diawali dengan pemeriksaan seluruh ruang belajar di SDN 11 Enam Lingkung. Bupati meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari ruang kelas, fasilitas sanitasi hingga lingkungan sekolah guna memastikan kenyamanan proses belajar mengajar.
Saat memeriksa salah satu ruang kelas, Bupati menemukan kondisi atap yang bocor. Bahkan, di tengah ruangan terlihat sebuah pot bunga yang digunakan untuk menampung air hujan yang menetes dari plafon.
Menanggapi temuan tersebut, John Kenedy Azis langsung menginstruksikan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan. Ia menargetkan kerusakan tersebut harus tuntas dalam waktu dua minggu.
"Saya menemukan ada ruang kelas yang bocor. Bahkan di tengah kelas terdapat pot bunga untuk menampung air yang menetes dari atap. Saya targetkan dalam dua minggu perbaikan sudah selesai dan saya akan meminta laporan perkembangannya," tegas JKA.
Menurutnya, kunjungan langsung ke sekolah merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi pendidikan di daerah berjalan dengan baik sekaligus mengetahui secara nyata berbagai persoalan yang dihadapi satuan pendidikan.
"Turun langsung ke sekolah adalah hal yang biasa saya lakukan. Dengan melihat kondisi di lapangan, kita bisa mengetahui kebutuhan sekolah secara nyata, mulai dari proses belajar mengajar, kondisi ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga jumlah guru dan peserta didik," ujarnya.
Usai meninjau sekolah, rombongan melanjutkan sidak ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman yang berada dalam satu kompleks. Setiap ruangan diperiksa guna memastikan pelayanan publik dan kinerja perangkat daerah berjalan optimal.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya tenaga pendidik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan siswa, tetapi juga kualitas guru sebagai ujung tombak pembelajaran.
"Kita tidak bisa hanya melihat dari sisi murid. Kita juga harus memastikan kualitas guru terus meningkat. Apakah kompetensinya sudah sesuai dan mampu menjawab tantangan pendidikan saat ini, itu yang menjadi perhatian pemerintah daerah," katanya.
Sebagai salah satu langkah mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik, JKA mengungkapkan rencana penyelenggaraan lomba cerdas cermat khusus guru tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padang Pariaman.
"Saya berencana menggelar cerdas cermat guru. Mungkin ini belum banyak dilakukan daerah lain. Melalui kegiatan ini kita bisa mengukur kemampuan, wawasan, dan kualitas para guru. Insya Allah akan kita laksanakan pada Juli atau Agustus mendatang," ungkapnya.
Melalui berbagai pembenahan yang dilakukan, Bupati berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman terus meningkat serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. (Kominfo)