Berita Daerah

Sekda Rudy, Hari Jadi ke-193 Padang Pariaman, Diperingati Secara Sederhana Namun Khidmat

07-01-2026
227 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memperingati Hari Jadi ke-193 Kabupaten Padang Pariaman secara sederhana namun penuh khidmat. Kesederhanaan rangkaian kegiatan ini dipilih sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada masyarakat yang masih terdampak musibah banjir di sejumlah wilayah.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-193 akan ditandai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026 di Hall Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parik Malintang. Agenda tersebut menjadi rangkaian utama pemerintahan dalam memperingati hari bersejarah berdirinya Kabupaten Padang Pariaman.

Pada hari puncak peringatan, pemerintah daerah juga menggelar berbagai kegiatan sosial, di antaranya bakti sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, ditampilkan pula berbagai produk UMKM pada stan utama di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, sekaligus dilakukan penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM yang terdampak bencana.

Selain agenda puncak, peringatan Hari Jadi ke-193 juga dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial yang menekankan nilai kepedulian dan kebersamaan. Pada Sabtu, 2 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah melaksanakan bakti sosial dan gotong royong di SDN 17 Batang Anai, salah satu sekolah yang terdampak banjir. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan serta masyarakat yang terdampak bencana.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong bersama di kawasan IKK Parik Malintang yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah sebagai wujud kebersamaan dan semangat membangun kembali daerah pascabencana.

Selanjutnya, Jum'at 9 Januaru Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menggelar tabligh akbar dan istighosah bersama sebagai bentuk ikhtiar batin dan doa bersama, agar musibah segera berlalu, masyarakat diberikan keselamatan, serta Padang Pariaman dapat bangkit kembali dengan lebih kuat. Yang dipusatkan dimesjid Raya IKK Parit Malintang. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis didampingi ketua panitia Zahirman, saat menghadiri gotong royong bersama dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-193 di lapangan kompleks Kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu (7/1/2026), menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tahun ini dirancang tanpa kemeriahan maupun hiburan.

“Peringatan Hari Jadi tahun ini kita laksanakan dengan penuh khidmat, tanpa kegiatan seremonial dan hiburan. Ini merupakan wujud empati pemerintah terhadap masyarakat yang masih dalam suasana duka pascabencana, sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat bangkit,” ujarnya.

Peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Padang Pariaman tahun ini mengusung tema “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh.” Tema tersebut mencerminkan semangat kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk segera pulih dari berbagai tantangan, terutama bencana alam, keterbatasan infrastruktur, serta dinamika sosial dan ekonomi, melalui langkah-langkah yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Makna “Bangkit Lebih Cepat” mengandung tekad untuk tidak berlarut dalam keterpurukan. Pemerintah dan masyarakat didorong untuk bergerak responsif dalam mempercepat pemulihan, memperbaiki pelayanan publik, serta menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan sosial melalui semangat gotong royong dan kerja nyata.

Sementara itu, “Menuju Padang Pariaman Tangguh” menggambarkan cita-cita membangun daerah yang kuat, adaptif, dan memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Ketangguhan tersebut mencakup infrastruktur yang andal, ekonomi masyarakat yang mandiri, tata kelola pemerintahan yang sigap, serta masyarakat yang solid, peduli, dan siap menghadapi risiko, khususnya bencana.

Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan doa, peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Padang Pariaman diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan tekad seluruh elemen masyarakat untuk membangun Padang Pariaman yang lebih tangguh ke depan. (Kominfo)