Berita Daerah

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati JKA : Pancasila Jangkar Moral Bangsa Ditengah Tantangan Global

01-06-2026
92 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI-Polri, serta berbagai elemen pemerintahan di Kabupaten Padang Pariaman.

‎Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, Ketua DPRD Padang Pariaman, unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

 

 

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

‎“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai berbagai ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman,” ujar Bupati saat membacakan pidato tersebut.

‎Lebih lanjut, Pancasila juga ditegaskan sebagai jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik internasional. Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

‎Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama membangun daerah dan bangsa menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

‎Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar semangat Pancasila senantiasa menjadi kekuatan pemersatu bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (Diskominfo)