Berita Daerah

Pemkab Padang Pariaman Bersama TP-PKK Bantu Udin Dengar Kembali

15-03-2026
57 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PADANG PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Tim Penggerak PKK menyerahkan bantuan alat bantu dengar kepada seorang remaja bernama Udin yang selama bertahun-tahun mengalami gangguan pendengaran. Bantuan tersebut diharapkan menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan Udin dan keluarganya.

Udin merupakan anak dari Ibu Beyok yang tinggal di Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Ia hidup dalam rumah sederhana bersama ibunya dan seorang saudaranya yang juga mengalami gangguan pendengaran.

Kondisi tersebut membuat keluarga ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam berkomunikasi sehari-hari. Selama ini Udin hanya dapat berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat dan tidak mampu mendengar suara meskipun dari jarak dekat.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama rombongan Pemerintah Kabupaten dan Tim Penggerak PKK mengunjungi langsung rumah keluarga tersebut pada Sabtu (14/3/2026) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan sekaligus memasangkan alat bantu dengar kepada Udin. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi atau saweran yang dihimpun oleh Pemerintah Daerah bersama Tim Penggerak PKK serta para donatur yang tergerak untuk membantu.

 

 

Bupati John Kenedy Azis mengatakan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa membantu Udin dengan alat bantu dengar. Semoga ini menjadi awal yang baik agar Udin dapat berkomunikasi lebih baik dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Setelah alat bantu dengar dipasangkan, Udin mulai dapat menangkap suara di sekitarnya dan perlahan mencoba berinteraksi dengan orang-orang di sekelilingnya. Momen tersebut menjadi saat yang penuh haru bagi keluarga yang selama ini berharap Udin dapat kembali mendengar.

 

 

Dokter spesialis yang menangani Udin, dr. Donny Hendriyanto, menjelaskan bahwa sebelumnya Udin didiagnosis mengalami gangguan pendengaran jenis sensorineural hearing loss. Tingkat kehilangan pendengaran yang dialami diperkirakan mencapai 70 hingga 80 desibel.

“Dengan alat bantu dengar ini, Udin mulai bisa menangkap suara. Namun ia tetap membutuhkan kontrol medis secara berkala serta terapi bicara agar kemampuan komunikasinya dapat berkembang lebih baik,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap bantuan tersebut tidak hanya membuka kembali dunia suara bagi Udin, tetapi juga menjadi langkah awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.

Melalui kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat, serta para donatur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan perhatian dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. (Kominfo)