Padang Pariaman — Semangat kebangkitan olahraga terasa kuat di Hall IKK Parit Malintang saat pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Padang Pariaman masa bakti 2024–2028, Senin (16/3/2026).
Meski berlangsung di tengah suasana Ramadan, kegiatan tersebut tetap berjalan meriah dan penuh semangat. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Ketua DPRD beserta jajaran, Ketua Umum KONI Sumatera Barat, pengurus KONI Padang Pariaman, unsur Forkopimda, serta insan olahraga dari berbagai cabang olahraga.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis (JKA) menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada pengurus KONI yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban bukan hanya sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk mengangkat prestasi olahraga daerah.
“Selamat kepada Saudara Asmadi dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Ini adalah amanah sekaligus tantangan untuk membawa Kabupaten Padang Pariaman meraih prestasi dan menjadi juara melalui KONI,” ujar JKA.
Menurutnya, KONI selama ini selalu identik dengan prestasi dan kemenangan. Karena itu, kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjadikan Padang Pariaman sebagai daerah yang melahirkan atlet-atlet berprestasi dan mampu bersaing di berbagai ajang olahraga.
JKA juga menekankan pentingnya pengelolaan organisasi olahraga secara profesional, inovatif, serta transparan. Ia mengingatkan agar pengelolaan anggaran tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pengurus KONI, katanya, harus mampu berpikir kreatif dengan membangun jaringan kerja sama serta membuka peluang dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan sponsor.
“Pengurus KONI harus pintar mencari peluang pendanaan. Jangan hanya bergantung pada APBD. Bangun kerja sama, cari sponsor, dan kelola anggaran secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan atlet serta sistem kaderisasi yang berkelanjutan. Ia mengingatkan agar atlet-atlet berbakat dari Padang Pariaman tetap merasa dihargai sehingga tidak berpindah membela daerah lain.
“Perhatikan kesejahteraan atlet dan pembinaan sejak dini. Jangan sampai atlet Padang Pariaman justru membela daerah lain. Kita harus menjaga regenerasi, melakukan kaderisasi, serta memastikan transfer ilmu dan pengalaman kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Lebih jauh, JKA juga menegaskan bahwa lahirnya atlet juara tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan proses panjang melalui pembinaan yang berjenjang serta kompetisi yang berkelanjutan.
“Juara tidak lahir secara instan. Harus ada kompetisi berjenjang mulai dari tingkat nagari, kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Dari situlah kita menemukan bibit-bibit atlet terbaik,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus KONI untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat, baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, maupun seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Padang Pariaman yang baru dilantik, Asmadi, mengajak seluruh pengurus cabang olahraga (pengcab) untuk merapatkan barisan demi kemajuan olahraga daerah. Ia menegaskan bahwa KONI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh insan olahraga di Padang Pariaman.
“KONI harus menjadi rumah terbuka bagi seluruh insan olahraga. Tidak ada sekat antar cabang olahraga. Kita bersatu untuk satu tujuan, yaitu mengangkat prestasi olahraga Padang Pariaman,” tegasnya.
Asmadi juga menilai pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan garis start untuk memulai kerja nyata dalam membangun prestasi olahraga daerah.
“Pelantikan ini adalah garis start. Setelah ini tidak ada waktu santai. Kita harus membuktikan bahwa Padang Pariaman mampu melahirkan juara-juara baru yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang akan digelar di sela-sela pelaksanaan Porprov. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta mengurangi kenakalan remaja.
“Tentu semua ini membutuhkan dukungan penuh dari Bupati, Pemerintah Kabupaten, Ketua DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dan insan olahraga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, yang secara resmi melantik pengurus KONI Padang Pariaman masa bakti 2024–2028, menyampaikan optimisme bahwa Padang Pariaman mampu kembali mengulang prestasi gemilang seperti yang pernah diraih pada Porprov 2018.
Ia juga menilai kesiapan Padang Pariaman sebagai tuan rumah pelaksanaan beberapa cabang olahraga pada Porprov mendatang sangat baik. Bahkan tidak menutup kemungkinan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di daerah ini akan bertambah.
“Melihat kesiapan yang ada, Padang Pariaman sangat berpotensi menjadi tuan rumah yang lebih besar, bahkan untuk pembukaan Porprov,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, sinergi, serta pembinaan yang berkelanjutan, pelantikan pengurus KONI Padang Pariaman masa bakti 2024–2028 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah, sekaligus melahirkan atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama Padang Pariaman di tingkat nasional maupun internasional.(kominfo)