SOLOK, 24 September 2026 — Kepedulian dan solidaritas antardaerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Di tengah musibah banjir bandang atau galodo yang melanda kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. bersama jajaran secara langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak.
Bantuan tersebut diserahkan Bupati John Kenedy Azis pada Rabu malam (23/9/2026) di Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok. Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman disambut langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Bupati Solok H. Candra, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.
Turut mendampingi Bupati Padang Pariaman dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Bapelitbangda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala Pelaksana BPBD, serta jajaran terkait dan Prokopim Kabupaten Padang Pariaman.
Bantuan yang dibawa melalui gerakan “Padang Pariaman Peduli” tersebut terdiri dari Family Kids sebanyak 10 box, Hygiene Kids 20 box, kasur lipat 10 buah, selimut 20 buah, matras 30 buah, serta bantuan uang tunai sebesar Rp100 juta.
Bupati John Kenedy Azis mengatakan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi musibah.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawa rasa kepedulian dan rasa kebersamaan dari masyarakat Padang Pariaman untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Solok. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita harus hadir dan saling membantu,” ujar John Kenedy Azis.
Menurutnya, bencana tidak mengenal batas wilayah administrasi. Karena itu, penanganan bencana juga membutuhkan semangat kebersamaan, gotong royong dan dukungan dari seluruh pihak.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok, tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini. Kabupaten Solok tidak sendirian,” tegasnya.
Bupati JKA juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bergerak cepat dalam penanganan bencana, mulai dari Pemerintah Kabupaten Solok, BPBD, BNPB, TNI-Polri, Basarnas, relawan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang bergotong royong membantu proses evakuasi dan pemulihan.
Galodo Terjang Arosuka, Sejumlah Fasilitas dan Permukiman Terdampak
Bencana banjir bandang atau galodo melanda kawasan Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material lumpur, batu, pasir dan kayu terbawa arus hingga menerjang kawasan Arosuka, termasuk kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Berdasarkan pembaruan data BNPB per Selasa (22/9), bencana tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Selain itu, satu warga mengalami luka berat dan tiga lainnya mengalami luka ringan. Sebanyak 9 kepala keluarga atau 32 jiwa juga harus mengungsi ke sejumlah lokasi yang telah disiapkan.
Dampak bencana juga cukup signifikan terhadap permukiman dan fasilitas publik. BNPB mencatat sekitar 100 unit rumah terdampak, dua kantor pemerintahan mengalami kerusakan berat dan sembilan kantor pemerintahan mengalami kerusakan ringan. Satu fasilitas kesehatan turut terdampak, sementara satu jembatan di jalur utama Arosuka dilaporkan putus. Sejumlah kendaraan juga terdampak akibat terjangan material banjir bandang.
Material galodo bahkan menutup akses Jalan Raya Padang–Solok sehingga mengganggu mobilitas masyarakat. Sejumlah kantor pemerintahan di kawasan perkantoran Arosuka juga tertimbun material lumpur dengan ketebalan yang cukup signifikan.
Pemerintah Kabupaten Solok kemudian menetapkan status tanggap bencana untuk mempercepat proses evakuasi, pembersihan material, pendataan kerusakan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, dukungan dari berbagai daerah dan lembaga terus berdatangan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana.
Solidaritas untuk Solok
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa bantuan Padang Pariaman merupakan wujud nyata semangat “saciok bak ayam, sadanciang bak basi”, bahwa persoalan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dan didistribusikan secara tepat sasaran melalui Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten Solok.
“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada masyarakat Kabupaten Solok, memberikan ketabahan kepada keluarga yang kehilangan, serta memberikan keselamatan bagi seluruh petugas dan relawan yang sedang bekerja di lapangan. Kita doakan proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Kepedulian tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa dalam menghadapi bencana, kekuatan terbesar adalah kebersamaan. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, relawan dan seluruh unsur terkait perlu bergerak bersama agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (Kominfo)