Pariaman– Bupati Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka studi tiru terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak.
Rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., didampingi para asisten, staf ahli, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman di Rumah Dinas (Pendopo) Bupati Padang Pariaman, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan Pilwana Serentak yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Menurutnya, Kabupaten Kampar dalam waktu dekat juga akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak. Oleh karena itu, pengalaman dan kesiapan Kabupaten Padang Pariaman dinilai sangat penting sebagai referensi dalam menyusun tahapan pelaksanaan, regulasi, hingga penganggaran kegiatan tersebut.
"Kami ingin mengetahui secara langsung bagaimana pelaksanaan Pilwana Serentak di Kabupaten Padang Pariaman, mulai dari tahapan awal persiapan, pembentukan panitia, proses pencalonan, tahapan kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu, kami juga ingin mempelajari pola penganggaran yang diterapkan sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan baik, efektif, dan lancar," ujar Ahmad Yuzar.
Ia menilai Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang memiliki pengalaman dan kesiapan yang baik dalam penyelenggaraan Pilwana Serentak, sehingga layak dijadikan rujukan bagi daerah lain yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa maupun wali nagari secara serentak.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan Pilwana Serentak.
Menurut JKA, Pilwana Serentak merupakan momentum penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat nagari. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin yang memperoleh legitimasi kuat dari masyarakat.
"Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan informasi. Prinsipnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari regulasi, penganggaran, pembentukan panitia, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengamanan saat pemungutan suara. Semua proses harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata JKA.
Pada pertemuan tersebut, jajaran DPMD Kabupaten Padang Pariaman turut memaparkan secara rinci tahapan pelaksanaan Pilwana Serentak, mulai dari penyusunan regulasi, pembentukan panitia pemilihan di tingkat nagari dan kabupaten, mekanisme pencalonan, penetapan daftar pemilih, pelaksanaan kampanye, hingga persiapan pemungutan dan penghitungan suara.
Selain membahas aspek teknis penyelenggaraan, kedua pemerintah daerah juga berdiskusi mengenai skema pendanaan Pilwana, meliputi sumber pembiayaan, pengalokasian anggaran pada setiap tahapan, serta strategi efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat pemerintahan nagari dan desa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa dan nagari yang semakin baik, demokratis, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Kominfo Padang Pariaman)