Berita Daerah

ASN Padang Pariaman Diminta Tak Hanya Bekerja di Kantor, Tapi Hadir di Tengah Kesulitan Masyarakat

05-10-2026
35 kali dilihat
Share:
Image Carousel

PARIT MALINTANG — Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman diminta tidak sekadar menjalankan rutinitas dan menyelesaikan kewajiban administrasi, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam apel gabungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang digelar di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin (5/10).

Dalam arahannya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa keberadaan ASN harus berorientasi pada pelayanan dan penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat.

“ASN harus bekerja untuk masyarakat, membantu masyarakat, dan manfaatnya harus terasa bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Bupati, ASN tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Aparatur harus turun langsung ke lapangan, bertemu dengan masyarakat, mendengar keluhan serta melihat secara nyata kebutuhan yang harus segera ditangani.

“ASN harus turun ke lapangan, bertemu dengan masyarakat. Kita lihat apa kebutuhan masyarakat. ASN harus hadir dalam kesulitan-kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan masih banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk kondisi infrastruktur seperti jalan yang putus serta berbagai persoalan lain yang membutuhkan kerja cepat dan kolaboratif antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Karena itu, Bupati meminta seluruh OPD tidak bekerja sendiri-sendiri. Setiap perangkat daerah harus saling mendukung dan berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat serta mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Padang Pariaman.

“Setiap OPD harus bekerja sama dalam membantu masyarakat dan saling mendukung untuk mencapai visi pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman,” katanya.

Evaluasi Kinerja Sejak Januari

Memasuki awal Oktober, Bupati juga meminta seluruh ASN melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilaksanakan sejak Januari hingga awal Oktober 2026.

Evaluasi tersebut tidak hanya sebatas melihat berapa banyak kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi lebih jauh mengukur sejauh mana pekerjaan pemerintah memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.

“Harus kita evaluasi pekerjaan kita sejak Januari hingga awal Oktober ini. Tolong evaluasi kinerja, apakah sudah memberikan manfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh ASN meningkatkan kinerja dan menjalankan setiap amanah secara maksimal. Menurutnya, menjadi ASN merupakan sebuah pilihan yang harus disertai dengan tanggung jawab dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Mari kita bekerja sama, mari kita tingkatkan kinerja. Mohon jalankan dengan maksimal, karena menjadi ASN adalah pilihan,” ujarnya.

Manajemen Talenta Harus Jadi Kesempatan untuk Berkinerja

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Padang Pariaman mulai menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan ASN.

Penerapan manajemen talenta tersebut diminta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh ASN untuk menunjukkan kemampuan, integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas.

Bupati menekankan bahwa ASN harus mampu membuktikan kualitas dirinya melalui kinerja yang nyata, bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban sebagai aparatur.

“ASN harus menunjukkan integritas dan loyalitasnya kepada masyarakat. Bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban, tetapi bekerjalah untuk meninggalkan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah daerah bukan hanya banyaknya program dan kegiatan yang terlaksana, tetapi seberapa besar kehadiran pemerintah mampu menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Padang Pariaman.