Berita Daerah

Andi Yusman Sandang Gala Datuak Koto Nan Gadang Batuah, Wabup Rahmat Hidayat: Wujud Pelestarian Adat Minangkabau

03-05-2026
25 kali dilihat
Share:
Image Carousel

Padang Pariaman — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi prosesi pengukuhan gala adat kepada Andi Yusman sebagai Datuak Koto Nan Gadang Batuah yang berlangsung khidmat di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Prosesi ini menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah dinamika perkembangan zaman.

Pengukuhan dilakukan oleh RKY Rajo Sampono selaku pemangku adat yang memiliki kewenangan dalam penobatan gelar tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, ninik mamak, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat sebagai pilar kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya prosesi adat yang sarat makna tersebut. Ia menegaskan bahwa pengangkatan penghulu bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar dalam menjaga tatanan adat, memperkuat persatuan kaum, serta berkontribusi dalam pembangunan nagari.

“Pengangkatan gala adat ini mencerminkan komitmen bersama dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Peran penghulu sangat strategis sebagai pemimpin adat yang menjadi panutan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmat Hidayat menekankan pentingnya peran penghulu dan ninik mamak dalam membimbing generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media saat ini tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga berpotensi memengaruhi mental dan karakter generasi.

“Kami berharap para pemangku adat dapat menjadi benteng dalam menjaga generasi muda, agar tidak tergerus oleh dampak negatif digitalisasi dan media. Nilai-nilai adat harus terus ditanamkan sebagai pondasi karakter, sehingga generasi kita tetap kuat, berakhlak, dan memiliki jati diri,” tambahnya.

Rangkaian prosesi berlangsung dengan penuh khidmat melalui tahapan adat yang sarat simbolik, mencerminkan tanggung jawab besar yang kini diemban oleh Andi Yusman. Dengan gelar Datuak Koto Nan Gadang Batuah, ia diharapkan mampu menjaga keharmonisan kaum, memperkuat nilai-nilai adat, serta aktif mendukung pembangunan di Nagari Katapiang dan sekitarnya.

Suasana haru dan kebanggaan mewarnai jalannya acara yang diakhiri dengan doa bersama serta jamuan adat sebagai ungkapan rasa syukur. Momentum ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar, tetapi juga masyarakat luas sebagai bukti bahwa adat dan tradisi Minangkabau tetap hidup dan terjaga di tengah perubahan zaman. (Kominfo)