PARIT MALINTANG — Sebanyak 232 tim pelajar tingkat SD dan SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Padang Pariaman beradu kemampuan dalam Cerdas Alquran tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Bukan sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperdalam pemahaman terhadap Alquran, membangun karakter, sekaligus mempererat silaturahmi antarsekolah.
Kegiatan yang dipusatkan di Hall IKK Parit Malintang tersebut resmi dibuka, Sabtu (26/9/2026), dan berlangsung selama lima hari, mulai 25 hingga 29 September 2026.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengapresiasi pelaksanaan Cerdas Alquran sebagai salah satu upaya membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman keagamaan yang kuat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus dikembangkan. Selain memperkuat pemahaman terhadap Alquran, kompetisi juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk berani tampil, mengasah kemampuan, serta membangun semangat berprestasi.
Bupati mendorong agar kegiatan serupa ke depan dapat dikembangkan dengan berbagai bentuk kegiatan edukatif lainnya, termasuk cerdas cermat yang dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menguji wawasan dan pengetahuan mereka.
Namun, di balik pelaksanaan Cerdas Alquran, Bupati JKA menekankan pesan yang lebih besar, yakni pentingnya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman.
Ia menyebut, belum adanya sekolah asal Padang Pariaman yang masuk dalam 50 besar sekolah terbaik tingkat Sumatera Barat harus menjadi bahan evaluasi dan perhatian bersama. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kerja bersama antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua dan seluruh insan pendidikan.
“Mutu SMP berasal dari SD,” tegas John Kenedy Azis.
Karena itu, Bupati meminta peningkatan kualitas pendidikan dimulai sejak jenjang pendidikan dasar. Guru, khususnya guru SD, memiliki peran penting dalam membangun fondasi pengetahuan, karakter dan kemampuan peserta didik sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Kalau dasar pendidikannya kuat, maka akan lebih mudah meningkatkan kualitas pendidikan pada jenjang berikutnya,” ujarnya.
Bupati menegaskan, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Berbagai program telah dan terus dilakukan untuk mendukung akses serta kualitas pendidikan, di antaranya melalui program pembagian seragam sekolah gratis dan pemberian beasiswa bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah unggul.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak Padang Pariaman untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak siswa berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman Hendri mengatakan, pelaksanaan Cerdas Alquran tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsekolah dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap Alquran.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antarsekolah se-Kabupaten Padang Pariaman dan meningkatkan pemahaman Alquran di tingkat sekolah,” kata Hendri.
Dengan diikuti 232 tim dari tingkat SD dan SMP, Cerdas Alquran diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang sehat dan memberikan pengalaman positif bagi peserta didik. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membentuk generasi Padang Pariaman yang memiliki kemampuan akademik, karakter yang baik, serta pemahaman keagamaan yang kuat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Engga Lift Irwanto, Kepala Satpol PP dan Damkar Rifki Monrizal, Plt. Kepala Dinas Kominfo Roza Suhendra, majelis guru, serta jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. (Kominfo)