Ikuti Rapat Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumbar, Bupati Terus Gencarkan Vaksinasi

Ikuti Rapat Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumbar, Bupati Terus Gencarkan Vaksinasi

Parit Malintang-Bupati Padang Pariama Suhatri Bur S.E.,M.M. mengikuti rapat percepatan penanganan Covid-19 bersama Gubernur dan 18 Bupati dan Walikota se Sumatra Barat pada Selasa(14/09) di Ruang Bupati Padang Pariaman.

Dalam arahannya Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi,S.P mengatakan kasus positif di Sumatra Barat sekarang telah mengalami penurunan dimana statusnya telah menjadi penurunan sembuh meningkat dan kematian menurun ini merupakan perkembangan yang positif untuk Sumatra Barat.

“Meskipun saat ini perkembangan kasus positif melandai namun kita tidak boleh lengah dalam menghadapi Covid-19 ini, beberapa hal yang harus digencarkan saat ini yakninya terus terapkan protokol kesehatan secara ketat, maksimalkan vaksinasi dan ikuti adaptasi kebiasaan baru,”ungkap Mahyeldi

Menanggapi hal tersebut, Bupati Padang Pariaman mengatakan Kabupaten Padang Pariaman telah mengadakan beberapa gebyar vaksin masal baik itu untuk pelajar juga masyarakat yang dilakukan bekerja sama dengan TNI/Polri, BIN juga melibatkan tokoh agama.

“Saat ini dari 333.732 target sasaran, pencapaian target vaksinasi di Padang Pariaman baru 10,76 persen dengan jumlah yang sudah divaksin 35.600, yang terbagi atas ASN, Pelajar juga masyarakat. Namun, dalam pelaksanaan vaksinasi permasalahan dan kendala yang ditemui yakninya untuk pelajar tingkat
SMA dan SMK kami agak kesulitan karena mereka menanyakan surat dari Dinas Pendidikan Sumatra Barat dan surat dari Gubernur serta tidak adanya izin dari orang tua,”ungkapnya

Ia juga menambahkan saat ini tengah melibatkan jajaran Kementerian Agama untuk melaksanakan vaksinasi di MAN,MTsN, juga di pesantren dimana ketika petugas datang dengan alasan persoalan surat dari jajarannya

“Untuk pelaksanaan vaksin pada tingkat SMP terus kami lakukan dan tidak begitu ditemui permasalan yang berarti, kami juga terus mensosialisasikan terkait vaksinasi pada setiap pertemuan dan vaksin masal di 25 puskesmas. Kita juga menangkal berita hoax terkait vaksin,”tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: