Ada Jembatan Sikabu, Padangpariaman Mulai Tenderkan Pengadaan Barang dan Jasa

Ada Jembatan Sikabu, Padangpariaman Mulai Tenderkan Pengadaan Barang dan Jasa

Inspektur Hendra Aswara dan Kabag LPBJ Alfiardi komitmen dalam percepatan proses tender saat rapat di ruang rapat LPSE di Parit Malintang, 

Parit Malintang – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman komitmen mempercepat proses lelang pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Khusus Tahun 2020 untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayahnya.

Maket jembatan Sikabu

“Sesuai arahan Pak Bupati strateginya adalah dengan melakukan percepatan proses pengadaan. Adapun targetnya pada akhir bulan Maret proses pengadaan itu semuanya sudah selesai,” kata Kepala Inspektorat Padangpariaman, Hendra Aswara di Parit Malintang, Rabu (5/2).

Menurut dia, percepatan proses lelang  perlu dilakukan agar pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Inspektorat akan mengawal dan melakukan probity audit terhadap proses tender tersebut,” sambungnya.

Selain itu menurut dia juga sebagai salah satu upaya dalam menjaga kualitas pembangunan di Kabupaten Padangparianan khususnya di bidang fisik.

“Pertemuan Inspektorat dan Bagian LPBJ untuk memastikan percepatan proses pelelangan, sehingga pada akhir 2020 tidak ada pekerjaan yang tidak selesai,” ujar Hendra.

Ia beralasan apabila proses tender atau pengadaan di akhir Maret selesai, maka kegiatan-kegiatan fisik punya waktu yang lebih lama. Tidak terkesan terburu-buru pekerjaan fisiknya sehingga kualitasnya bisa terjaga.

“Jadi pembangunan bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terusnya.

Ditambahkannya bahwa proses lelang sudah dimulai. Hingga saat ini sudah 11 paket pelelangan yang telah ditayangkan terdiri dari tiga paket konsultansi dan delapan paket konstruksi.

“Lelang paket konsultansi pengawasan untuk pembangunan jembatan Sikabu juga sudah diumumkan,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: