Ali mukhni Minta Inspektorat Monitoring Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pelaksanaan Program th 2019

Ali mukhni Minta Inspektorat Monitoring Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pelaksanaan Program th 2019

Bupati Ali Mukhni didampingi Inspektur Hendra Aswara meninjau proyek tarok city, Kec. 2x 11 Kayu Tanam, Jumat (1/11).

Tarok,- Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni meminta Inspektorat memonitor percepatan penyerapan anggaran dalam pelaksanaan program dan kegiatan Tahun 2019. Peran aktif inspektorat diharapkan mengetahui progress masing-masing Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Karena saat ini sudah memasuki triwulan IV. Jadi saya ingatkan kegaitan OPD hanya tersisa dari satu setengah bulan dari sekarang. Inspektorat harus berperan untuk memastikan serapan anggaran hingga tutup buku nantinya” kata Bupati Ali Mukhni ketika meninjau proyek Tarok City, Kec. 2x 11 Kayu Tanam, Jumat (1/11).

Orang nomor satu di Padangpariaman itu mengatakan dalam menghadapi tahapan pembahasan APBD 2019 agar seluruh OPD fokus merencanakan kegiatan program terukur, obyektif, rasional, dan dengan mengedepankan program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kita komit APBD Pro rakyat, kita berjanji kepada rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan. Kepala OPD harus bertanggungjawab penuh, jika anggaran terserap optimal maka pembangunan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat” ujar Alumni Harvard Univesity di Amerika Serikat itu.

Sementara Inspektur Hendra Aswara membenarkan instruksi Bupati Padang Pariaman bahwa Inspektorat selaku Aparatur Pengawas Intern Pemerintah  (APIP) harus untuk meriviu penyerapan anggaran OPD, pengadaan barang/jasa, serta penyaluran dan penggunaan dana desa tahun 2019.

Inspektur Hendra Aswara tinjau proyek tarok city, Kec. 2x 11 Kayu Tanam, Jumat (1/11).

“Peran APIP punya posisi yang sangat strategis dalam rangka penyerapan anggaran. Insya Allah, minggu ini kita turunkan tim untuk monitoring ke OPD” ujar Hendra.

Serapan anggaran, kata Hendra, sudah cukup baik dari tahun ke tahun. Contohnya pada tahun 2016, dari APBD sebesar 1,4 Triyun dengan serapan sebanyak 95,54 %. Kemudian tahun berikutnya juga relatif sama.

“Instruksi Bapak Bupati untuk monitoring serapan anggaran sebagai bukti kepedulian beliau terhadap kepastian program dan kegiatan yang menyentuh kepada masyarakat” ujar Hendra yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: