Keutamaan Dalam Melaksanakan I’tikaf di Malam Ramadhan

Bupati Ali Mukhni khusuk membaca Al Quran saat melaksanakan I’tikaf bersama ASN dan masyarakat di Mesjid Agung Syekh Burhanuddin, Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis, Senin (3/6)

 

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan bahwa terdapat lima Keutamaan i’tikaf pada bulan suci ramadhan yaitu Mencari malam Lailatul Qadar, Terjaga dari perbuatan maksiat, Shalat menjadi lebih khusyuk, Memberi kesempatan untuk evaluasi diri dan Mengajarkan berlaku sabar dalam menjalankan amal saleh.

Hal tersebut disampaikannya pada jamaah yang diikuti segenap ASN Padangpariaman dan masyarakat yang melaksanakan i’tikaf di Mesjid Agung Syekh Burhanuddin, Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis. Pelaksanaan I’tikaf dimulai sejak hari jumat hingga selasa tanggal 4 Juni mendatang.

“I’tikaf kita mulai pada jam 00.00 – 05.00 WIB yang diakhiri dengan sholat subuh berjamaah dan kepada jamaah diberikan makan sahur gratis yang telah disediakan oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Padang Pariaman Ibu Hj. Rena Ali Mukhni” kata Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di Ulakan, Senin (3/6).

I’tikaf tahun ini, kata Ali Mukhni merupakan i’tikaf yang ketiga kalinya yang dipusatkan di Mesjid Agung Syekh Burhanuddin. Namun ia menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan iktikaf di masjid dan mushala hingga akhir Ramadhan.

“Mari manfaatkan akhir Ramadhan untuk meningkatkan ibadah agar mendapatkan malam lailatul qadar” ujar Bupati yang memiliki kebiasaan membaca Al Quran itu.

Sementara itu, salah seorang jemaah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Deni Irwan menilai positif kegiatan tersebut. Pasalnya, selain dicontohkan Rasulullah SAW, iktikaf menjadi upaya umat Muslim meraih malam kemuliaan yaitu lailatul qadar.

“Tentu apabila mendapatkannya, menjadi keberkahan tersendiri bagi ASN, umumnya Kabupaten Padang Pariaman ujar Deni

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: