Pengecoran Bangunan BP2IP Tiram akan Diresmikan Kemenhub RI

Home / Berita / Berita Terkini / Pengecoran Bangunan BP2IP Tiram akan Diresmikan Kemenhub RI

Pembangunan proyek Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) yang berada di pantai Tiram, Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis telah dimulai proses pembangunannya dengan land clearing sejak Desember 2012 lalu, dan saat ini secara fisik telah mencapai 10%.

Namun, masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melewati proyek tersebut masih banyak yang belum tahu apa dan bagaimana proyek Kemenhub RI yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Nindya Karya (NK) tersebut.

Untuk mensosialisasikan proyek tersebut, kontraktor PT. Nindya Karya (NK) bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan menggelar prosesi peresmian pembangunan yang diberi nama “Peresmian Pengecoran Bangunan BP2IP Tiram”.

Direncanakan, prosesi tersebut akan dilakukan oleh Menteri Perhubungan, EE Mangindaan pada hari Sabtu (19/10) jam 9.30 Wib di Tiram Ulakan Tapakis.

Panitia sudah melakukan rapat 3 kali bersama instansi terkait seperti SKPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman, Muspida, Wali Nagari dan tokoh masyarakat Tapakis serta dengan pihak NK, diharapkan persiapan acara akan lebih matang, Ungkap Jonpriadi.

Selanjutnya Selama 3 rapat tersebut mengemuka banyak hal yang perlu dan penting menjadi perhatian semua pihak. Mulai dari teknis acara, kesiapan lokasi, komponen yang harus disediakan, stakeholder yang diundang, dan lain sebagainya.

Salah satu kesiapan lokasi yang jadi perhatian adalah perbaikan jalan yang masih rusak berlobang sekitar 1 Km dari Simpang Kebun Buah Naga menuju lokasi BP2IP. Pihak NK yang diwakili Budi menyatakan kesediaan untuk memperbaiki jalan tersebut.

Sementara itu, disepakati jalan yang selama ini melewati lokasi proyek akan ditutup dan dialihkan secara permanen melewati belakang area lokasi dimulai dari Simpang Karambie Ampek dan keluar di Jembatan Tiram.

Bupati Ali Mukhni dalam setiap rapat persiapan selalu mengingatkan panitia untuk bekerja secara ikhlas dan tuntas. Ali Mukhni mengaku bahwa proyek BP2IP merupakan proyek yang menjadi obsesinya. Karena keberadaan BP2IP sangat bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman.

“Bayangkan saja, daerah yang dulu sepi nanti akan ramai dikunjungi siswa BP2IP beserta sanak keluarganya yang melihat anaknya,” kata Bupati.

“Multiplier efectnya tergantung masyarakat sekitar yang memanfaatkan,” katanya lagi.

Namun, katanya lagi, yang jelas putra daerah dipriorotaskan untuk memasuki BP2IP ini sebagai peserta didik menjadi.

Dalam rapat akhir persiapan telah disepakati juga mengundang Mendagri Gamawan Fauzi, Tokoh Masyarakat Sumbar Azwar Anas, tokoh masyarakat Padang Pariaman yang ada di Sumbar, luar Sumbar, dan lebih utama lagi masyarakat sekitar lokasi BP2IP, (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: