Bupati : Saya akan Apresiasi Camat yang Bisa Memotivasi Wali Nagari dan Warga untuk Bergoro Secara Rutin

Home / Berita / Berita Terkini / Bupati : Saya akan Apresiasi Camat yang Bisa Memotivasi Wali Nagari dan Warga untuk Bergoro Secara Rutin
Bupati : Saya akan Apresiasi Camat yang Bisa Memotivasi Wali Nagari dan Warga untuk Bergoro Secara Rutin

Nagari Sungai Sariak terpilih sebagai lokasi Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Padang Pariaman bulan September, tepatnya di Dusun Panti Kayu, Korong Bisati. Bupati Ali Mukhni, Wabup Damsuar bersama kepala SKPD, Camat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman hadir meramaikan pelaksanaan BBGRM, bersama Wali Nagari, Wali Korong, TP-PKK dan warga sekitar, Sabtu (14/9).

Dalam pelaksanaan BBGRM kali ini, anggota goro berhasil memperbaiki lantai jembatan panjang 10 m yang sudah rapuh dan bolong-bolong. Tidak lupa juga merapikan jalan tanah sepanjang 200 m lebar 6 m disertai menanam pohon pelindung sepanjang jalan tersebut dengan bibit Mahoni.

Menurut Bupati Ali Mukhni, program BBGRM sekali sebulan ini hanya untuk memotivasi masyarakat. “Diharapkan masyarakat mendapat motivasi dengan pelaksanaan BBGRM ini,” ujarnya diamini Wabup Damsuar.

“Masyarakat wajib menindaklanjuti minimal sekali seminggu di lingkungan masing-masing,” lanjutnya lagi.

Menurut Ali Mukhni tidak perlu lama-lama, minimal 1 jam sehari di lingkungan masing-masing sebelum berangkat ke sawah, ladang atau pasar.

Untuk itu Ali Mukhni meminta camat mengkoordinir wali nagari dan wali korong di daerahnya masing-masing untuk bergoro secara rutin di masing-masing nagari dan korong.

Ali Mukhni tidak menampik bahwa budaya bergoro belum seluruhnya merata di masyarakat, namun dia yakin dengan upaya camat dan wali nagari menggiatkannya budaya goro bisa merata dilaksanakan di daerah masing-masing.

“Saya akan apresiasi camat yang bisa memotivasi wali nagari dan warga untuk bergoro secara rutin. Dan bagi yang gagal tentu ada punishment untuknya,” kata Ali Mukhni menutup sambutannya.

Dalam pengumpulan sumbangan dari peserta goro terkumpul uang sebesar Rp5,4 juta. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk melengkapi kebutuhan kegiatan goro.(tim)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: